Dituduh Terlibat Kudeta di Demokrat, Max Sopacua Berang

Selasa, 02 Februari 2021 - 11:52 WIB
loading...
Dituduh Terlibat Kudeta...
Max Sopacua. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Mantan kader Partai Demokrat Max Sopacua berang menyikapi tudingan dari Syarief Hasan yang menyebut dirinya terlibat dalam upaya kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Max Sopacua membantah tudingan Syarief Hasan tersebut.

"Jangan seenaknya saja menuduh-nuduh orang. Sekian bulan yang lalu saya istirahat karena saya operasi jantung di Harapan Kita, baru saya aktif lagi baru sekarang-sekarang ini," kata Max Sopacua dihubungi SINDOnews, Selasa (2/2/2021).

Selama lima bulan, Max Sopacua mengaku beristirahat di rumahnya. "Ini maen bawa-bawa nama saya aja, enggak sopan itu, kasih tahu sama Pak Syarief," tutur Max, mantan anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.

Baca juga: Isu Kudeta di Demokrat, Gede Pasek Suardika: Semoga Mas AHY Baik-Baik Saja


Max pun membantah dirinya keluar dari Partai Demokrat sejak tiga tahun lalu. "Saya baru keluar tahun lalu ketika AHY membuat (kepengurusan baru, red), bukan tiga tahun lalu. Saya selama itu ada di majelis tinggi, sebagai anggota majelis tinggi bersama Syarief Hasan, Syarief kan tahu sama-sama di majelis tinggi tuh," ujar Max.

Dituduh Terlibat Kudeta di Demokrat, Max Sopacua Berang


Baca juga: Mahfud MD Bantah Restui Moeldoko Kudeta Demokrat, Rachland Nashidik Bilang Begini


Sekadar diketahui, pada Jumat 11 Desember 2020 di Kantor Sekretariat DPP Partai Emas, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Max Sopacua mengumumkan dirinya bergabung ke Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) yang dipimpin oleh Hasnaeni. Max Sopacua didapuk menjabat Ketua Dewan Pembina Partai Emas.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Rekomendasi
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Barongsai PRJ 2026 Sedot...
Barongsai PRJ 2026 Sedot Perhatian Pengunjung, Anak-Anak Antusias Beri Angpao
Berita Terkini
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved