Seperti Koruptor, Psikolog Forensik Usul Pembatasan Ruang Gerak Buzzer
Selasa, 02 Februari 2021 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Kasus Dugaan Rasis, Abu Janda Kembali Diperiksa Polisi 4 Februari)
Reza membuka wacana bagi para buzzer yang berbuat pidana diberikan hukuman tambahan berupa pelarangan memiliki akun medsos. Penerapan ini seperti pada kasus-kasus politisi yang terlibat korupsi. Hakim kerap mencabut hak politiknya.
“Dasar berpikirnya adalah pembatasan ruang gerak: ruang hidup virtual si buzzeRp harus dibatasi guna mempersempit zona residivismenya,” pungkasnya.
Reza membuka wacana bagi para buzzer yang berbuat pidana diberikan hukuman tambahan berupa pelarangan memiliki akun medsos. Penerapan ini seperti pada kasus-kasus politisi yang terlibat korupsi. Hakim kerap mencabut hak politiknya.
“Dasar berpikirnya adalah pembatasan ruang gerak: ruang hidup virtual si buzzeRp harus dibatasi guna mempersempit zona residivismenya,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :