Ketum PAN Zulkifli Hasan Tegaskan Perlunya Lockdown Akhir Pekan

Senin, 01 Februari 2021 - 14:39 WIB
loading...
Ketum PAN Zulkifli Hasan...
Presiden Joko Widodo ingin agar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) juga dilakukan di tingkat RT/RW. Ilustrasi: SINDOnews/Wawan Bastian
A A A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) meminta pemerintah melakukan pembatasan aktivitas masyarakat Indonesia yang jauh lebih ketat dibandingkan dengan kebijakan yang ada saat ini. PAN mengusulkan agar ada ' Lockdown Akhir Pekan'.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan saat disinggung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang tidak efektifnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) . "Fraksi saya sudah menyampaikan, kita perlu akhir pekan ada lockdown ," kata pria yang akrab disapa Zulhas, di Ruang GBHN, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Kebijakan Baru Pengganti PPKM Bisa Bikin Pelaku Pasar Waswas

Apalagi, kata dia, saat ini kenaikan angka kasus Covid-19 menjadi lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Bahkan, Wakil Ketua MPR itu menyebut virus Covid-19 juga telah menyerang orang terdekatnya.

"Saya sendiri sudah tiga keluarga, satu meninggal, sekarang (ada) lagi dirawat (tapi) sudah agak pulih lumayan, jadi memang nyata. Staf saya dua, ajudan saya dua, sopir sudah kena, semua sudah hampir," uiarnya.

Baca juga: Luhut Minta PPKM Perbanyak Posko, Ini Tanggapan Pemkot Bandung


Karena itu, Zulhas berharap ada keseriusan pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi Covid-19 ini. Dia meminta juga kepada pemerintah agar terus melakukan evaluasi dari setiap kebijakan yang sedang berjalan. "Jadi memang ini luar biasa. Jangan dianggap ini sudah bagus. Bahkan, sekarang ini bertambah berat," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
Hadiri Munas Papdesi,...
Hadiri Munas Papdesi, Zulhas Ingatkan SPPG Wajib Belanja Bahan Baku ke Desa
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
Jadi Penasehat HMD GEMAS,...
Jadi Penasehat HMD GEMAS, Zulhas Langsung Dicurhati Tata Kelola Dapur MBG
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Zulhas Hadiri Pelantikan...
Zulhas Hadiri Pelantikan DPW PAN Provinsi Banten di Tangerang
Zulhas Tegaskan PAN...
Zulhas Tegaskan PAN Berkoalisi Sepanjang Masa dengan Gerindra
Rekomendasi
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved