Harlah ke-95 NU, Gus Ipin Sebut Banser itu Banteng Serbaguna
Senin, 01 Februari 2021 - 04:05 WIB
loading...
A
A
A
"Lah, saya melihat Indonesia ini siapa sih, aspirasi politik Indonesia itu seperti apa? Kalau kita lihat 1955, juara pertama NU lalu PNI lalu PKI. PKI jelas dalam sejarah tertolak, Masyumi diragukan. Maka Indonesia ini tinggal PNI dan NU," urai Gus Ipin.
Lebih lanjut, Gus Ipin menegaskan, kalau anak muda ingin membangun masa depan Indonesia, harus melihat sejarah lahirnya aspirasi politik sejak dulu. Baca juga: Beri Sambutan di Harlah NU ke-95, Menag Yaqut: Kritik Saya Kalau Belok-belok
"Kalau kita anak muda mau membangun masa depan Indonesia aspirasi politik asli bangsa Indonesia antara merah dan hijau ini ya harus dipertemukan. Jadi saya berkhidmah di NU, pengurus wilayah di Anshor terus kemudian aspirasi politiknya lewat PDI Perjuangan," tegas Gus Ipin.
Hadir juga dalam perayaan Harlah ke-95 NU di Kantor DPP PDIP Sekjen PDIP Hasti Kristiyanto, Anggota DPR Fraksi PDIP yang juga kader NU Abidik Fikri, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Ery Cahyadi Wali Kota Surabaya yang hadir secara virtual.
Lebih lanjut, Gus Ipin menegaskan, kalau anak muda ingin membangun masa depan Indonesia, harus melihat sejarah lahirnya aspirasi politik sejak dulu. Baca juga: Beri Sambutan di Harlah NU ke-95, Menag Yaqut: Kritik Saya Kalau Belok-belok
"Kalau kita anak muda mau membangun masa depan Indonesia aspirasi politik asli bangsa Indonesia antara merah dan hijau ini ya harus dipertemukan. Jadi saya berkhidmah di NU, pengurus wilayah di Anshor terus kemudian aspirasi politiknya lewat PDI Perjuangan," tegas Gus Ipin.
Hadir juga dalam perayaan Harlah ke-95 NU di Kantor DPP PDIP Sekjen PDIP Hasti Kristiyanto, Anggota DPR Fraksi PDIP yang juga kader NU Abidik Fikri, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Ery Cahyadi Wali Kota Surabaya yang hadir secara virtual.
(mhd)
Lihat Juga :