ICW Minta Jenderal Listyo Sigit Bikin Tim Berantas Oknum di Internal Polri

Rabu, 27 Januari 2021 - 18:38 WIB
loading...
ICW Minta Jenderal Listyo...
Presiden Jokowi (kanan) menyematkan tanda kepangkatan kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Rabu (27/1/2021). Foto/Setpres/Agus Suparto
A A A
JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Kapolri baru Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengusut dugaan kasus korupsi yang melibatkan pejabat di internal Polri.

ICW menilai itu perlu dilakukan untuk mendukung agenda pemberantasan korupsi. ICW juga menyarankan Listyo untuk membentuk satuan tugas (satgas) khusus.

Baca juga : Anggota Parlemen Kunjungi Klub Malam, PM Jepang Minta Maaf

"Dalam seratus hari ke depan, Kapolri harus berani untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oknum di internal kepolisian. Hal ini dapat dilakukan dengan menginisiasi pembentukan tim satuan tugas khusus yang kedudukannya di bawah pengawasan langsung dari Kapolri," tutur peneliti ICW, Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Rabu (27/1/2021). Baca juga: Suara Jenderal Idham Azis Bergetar saat Upacara Sertijab Kapolri

Kurnia menjelaskan, pembentukan satgas khusus di bawah kepemimpinan Listyo sangat penting dibuat untuk memastikan integritas jajaran Kepolisian itu sendiri.

Nantinya tim tersebut juga dapat berkoordinasi dengan lembaga pengawas (KPK atau PPATK) untuk melihat dua hal, yakni kepatuhan pelapora laporan harta kekayaan penyelanggara negara (LHKPN) dan transaksi keuangan yang mencurigakan.

"Jika ditemukan adanya anggota Polri yang tak patuh dalam melaporkan LHKPN, Kapolri mestinya langsung menjatuhkan sanksi administratif terhadap oknum tersebut. Lalu, tatkala ada ditemukan pula transaksi keuangan yang mencurigakan, maka tim itu dapat menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," tuturnya. Baca juga: Jenderal Listyo Sigit: Penunjukan Saya sebagai Kapolri Amanah yang Besar

ICW juga mendesak agar anggota Polri yang masih aktif dan menduduki jabatan di luar kepolisian agar dapat menanggalkan jabatannya di Korps Bhayangkara tersebut.

"Kapolri harus berani mendesak anggota Polri aktif yang menduduki jabatan di luar kepolisian untuk mengundurkan diri dari Korps Bhayangkara. Selain melanggar regulasi, praktik itu juga membuka peluang terjadinya dugaan konflik kepentingan," tuturnya.

Baca juga : Humor Gus Dur, Mana Mungkin Presiden AS Sempat Baca Buku?

Tidak hanya itu ICW berharap agar Listyo menyusun agenda kerja yang berorientasi pada menaikkan citra Polri di mata masyarakat."Selama ini kepolisian selalu terjerembab pada peringkat bawah dalam survei-survei kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum," katanya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Dari Satlantas Manado...
Dari Satlantas Manado ke Propam, Karier Moncer Polwan Iptu Priscilla Tissy Atotoy
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Rekomendasi
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved