PDIP Untung jika Pilkada Serentak Digelar 2024, Anies Lemah karena Tak Punya Jabatan
Rabu, 27 Januari 2021 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Jika pilkada tetap digelar secara serentak seluruhnya di tahun 2024, kata dia, pelaksana tugas (Plt) -nya dari aparatur sipil negara (ASN) eselon 1. Dia menilai bisa saja para Plt itu dikondisikan untuk menguntungkan PDIP .
Baca juga : Ratusan Ribu Warga Inggris Meninggal Akibat COVID-19, PM Johnson Berduka
"Lalu, jika Pilkada 2024, PDIP diuntungkan lagi. Seperti di DKI. Anies akan habis jadi gubernur di 2022. Artinya Anies akan lemah tak punya jabatan," katanya.
Baca juga: Refly Harun Membayangkan Gibran Didorong Jadi Calon Gubernur Jateng
Sedangkan di saat yang sama, kata Ujang, Tri Rismaharini atau Risma menjabat menteri sosial (mensos). "Jika pilkadanya di 2024 Risma bisa menang. Kalau Risma diajukan PDIP jadi Cagub di 2024 nanti. Kalau Pilkada di 2022 Anies akan menang, karena dia masih incumbent," pungkasnya.
Baca juga : Ada Celah Keamanan di TikTok, Hacker Bisa Curi Data Pribadi Pengguna
Baca juga : Ratusan Ribu Warga Inggris Meninggal Akibat COVID-19, PM Johnson Berduka
"Lalu, jika Pilkada 2024, PDIP diuntungkan lagi. Seperti di DKI. Anies akan habis jadi gubernur di 2022. Artinya Anies akan lemah tak punya jabatan," katanya.
Baca juga: Refly Harun Membayangkan Gibran Didorong Jadi Calon Gubernur Jateng
Sedangkan di saat yang sama, kata Ujang, Tri Rismaharini atau Risma menjabat menteri sosial (mensos). "Jika pilkadanya di 2024 Risma bisa menang. Kalau Risma diajukan PDIP jadi Cagub di 2024 nanti. Kalau Pilkada di 2022 Anies akan menang, karena dia masih incumbent," pungkasnya.
Baca juga : Ada Celah Keamanan di TikTok, Hacker Bisa Curi Data Pribadi Pengguna
(zik)
Lihat Juga :