Menlu: Indonesia Akan Dapat Vaksin Gratis untuk 3-20% Penduduk
Selasa, 26 Januari 2021 - 13:53 WIB
loading...
Menlu, Retno LP Marsudi menyampaikan kabar gembira bahwa sebagai salah satu negara anggota Covax AMC, Indonesia diperkirakan akan mendapat vaksin gratis sebesar 3-20% dari jumlah penduduk. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi terus menggencarkan diplomasi luar negeri untuk akses vaksin COVID-19 . Menlu pun menyampaikan kabar gembira bahwa sebagai salah satu negara anggota Covax Advanced Market Commitment (Covax AMC), Indonesia diperkirakan akan mendapat vaksin gratis sebesar 3-20% dari jumlah penduduk.
Hal ini disampaikan Retno dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Indonesia juga gencar membangun komunikasi, baik dengan produsen maupun melalui Covax. Baca juga: Jokowi Dijadwalkan Terima Vaksinasi Kedua Besok Pagi
“Pembicaraan dengan Pfizer dan Moderna terus dijalin sampai saat ini. Sementara itu, Indonesia juga terus menjalin kerja sama dari track multilateral yaitu melalui Covax facility yang dikelola oleh WHO, Gavi, dan Cepi. Indonesia terus menjalin kontak sejak lama dengan 3 organisasi tersebut,” ujar Retno.
“Sebagai salah satu negara Covax AMC atau AMC-92, yaitu 92 negara berpenghasilan menengah dan rendah maka Indonesia diperkirakan memperoleh vaksin gratis sebesar 3 sampai 20 persen penduduk,” sambungnya.
Adapun detilnya, menurut Retno, hingga saat ini untuk jenis vaksin, besaran vaksin dan waktu pengantaran vaksin tersebut masih terus dibahas di Jenewa melalui Join Alocation Task Force yang akan bertemu pada akhir Januari.
Hal ini disampaikan Retno dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). Indonesia juga gencar membangun komunikasi, baik dengan produsen maupun melalui Covax. Baca juga: Jokowi Dijadwalkan Terima Vaksinasi Kedua Besok Pagi
“Pembicaraan dengan Pfizer dan Moderna terus dijalin sampai saat ini. Sementara itu, Indonesia juga terus menjalin kerja sama dari track multilateral yaitu melalui Covax facility yang dikelola oleh WHO, Gavi, dan Cepi. Indonesia terus menjalin kontak sejak lama dengan 3 organisasi tersebut,” ujar Retno.
“Sebagai salah satu negara Covax AMC atau AMC-92, yaitu 92 negara berpenghasilan menengah dan rendah maka Indonesia diperkirakan memperoleh vaksin gratis sebesar 3 sampai 20 persen penduduk,” sambungnya.
Adapun detilnya, menurut Retno, hingga saat ini untuk jenis vaksin, besaran vaksin dan waktu pengantaran vaksin tersebut masih terus dibahas di Jenewa melalui Join Alocation Task Force yang akan bertemu pada akhir Januari.
Lihat Juga :