Listyo Sigit Segera Dilantik Jadi Kapolri, Ada Harapan Polri Lebih Modern
Sabtu, 23 Januari 2021 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, dalam aspek penguatan demokrasi, Polri sebagai pemelihara Kamtibmas, penegak hukum, dan pelindung dan pengayom diyakini dapat memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan nilai-nilai yang ada.
"Kami meyakini bahwa Polri mampu memaknai nilai-nilai apa yang terkandung dalam demokrasi kita. Kami melihat ada beberapa nilai, di antaranya, pertama adalah kehendak umum yakni tujuan untuk kemaslahatan bangsa, kedua adalah masalah pluralisme, yang menandakan tidak ada tirani mayoritas terhadap minoritas. Kemudian yang ketiga adalah transparansi dan akuntabilitas," kata Analis Kebijakan Publik dari lembaga Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) ini.
Baca juga: Kapan Komjen Listyo Sigit Prabowo Dilantik Jadi Kapolri? Ini Kata Kompolnas
Lebih lanjut Adit mengatakan, demokrasi tidak menyeragamkan kehidupan melainkan mengelola dan memelihara perbedaan, sehingga menjadi energi dasar untuk menciptakan keadilan dan kemakmuran bersama. Untuk mewujudkannya jelas stabilitas keamanan dan ketertiban menjadi tugas utama Korps Bhayangkara.
Di sisi lain, pihaknya juga memandang perlu bahwa sistem politik mempengaruhi karakter insititusi hukum. Di negara yang sistem politiknya demokratis, kegiatan lembaga hukum cenderung bebas dari intervensi. Sebaliknya, di negara yang sistem politiknya otoritarian, lembaga hukum cenderung tidak otonom dan menjadi bagian dari instrumen kekuasaan pemerintah.
"Kami meyakini bahwa Polri mampu memaknai nilai-nilai apa yang terkandung dalam demokrasi kita. Kami melihat ada beberapa nilai, di antaranya, pertama adalah kehendak umum yakni tujuan untuk kemaslahatan bangsa, kedua adalah masalah pluralisme, yang menandakan tidak ada tirani mayoritas terhadap minoritas. Kemudian yang ketiga adalah transparansi dan akuntabilitas," kata Analis Kebijakan Publik dari lembaga Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) ini.
Baca juga: Kapan Komjen Listyo Sigit Prabowo Dilantik Jadi Kapolri? Ini Kata Kompolnas
Lebih lanjut Adit mengatakan, demokrasi tidak menyeragamkan kehidupan melainkan mengelola dan memelihara perbedaan, sehingga menjadi energi dasar untuk menciptakan keadilan dan kemakmuran bersama. Untuk mewujudkannya jelas stabilitas keamanan dan ketertiban menjadi tugas utama Korps Bhayangkara.
Di sisi lain, pihaknya juga memandang perlu bahwa sistem politik mempengaruhi karakter insititusi hukum. Di negara yang sistem politiknya demokratis, kegiatan lembaga hukum cenderung bebas dari intervensi. Sebaliknya, di negara yang sistem politiknya otoritarian, lembaga hukum cenderung tidak otonom dan menjadi bagian dari instrumen kekuasaan pemerintah.
Lihat Juga :