BPIP Dorong Generasi Indonesia Jadi Pelopor Gali Nilai-nilai Pancasila
Jum'at, 22 Januari 2021 - 23:26 WIB
loading...
Direktur Pengkajian dan Materi Badan Pembianaan Ideologi Pancasila (BPIP) Muhammad Sabri. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Badan Pembianaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendorong Generasi Indonesia untuk menggali nilai-nilai Pancasila . Sehingga diharapkan tidak terjebak pada isu-isu yang tidak benar bahkan menyesatkan.
Direktur Pengkajian dan Materi BPIP Muhammad Sabri mengatakan, salah satu poinnya adalah penegasan Pancasila sebagai ideologi, pandangan-dunia dan dasar filosofis negara-bangsa Indonesia.
"Sejatinya saya hendak mengungkapkan dan memastikan bahwa Indonesia tidak mengenal, tidak mengakui dan tidak menerima konsep ideologi selain Pancasila dan memilih model lain di luar sistem dan bentuk NKRI yang mengandaikan kepelbagaian", ucapnya saat menjadi narasumber webinar nasional "Sekolah Pancasila" dengan tema Respiritus Pancasila: Dialog Agama dan Negara, Kamis 21 Januari 2020.
Menurutnya, Indonesia hanya mengakui dan memberlakukan bentuk NKRI yang berideologi Pancasila sebagai satu-satunya sistem final yang menyatukan seluruh bangsa Indonesia dan bentuk permanen Indonesia Raya.
"Hakikat Indonesia adalah suatu cita-cita politik untuk mempersatukan unsur-unsur tradisi dan inovasi serta berbagai etnik, agama, budaya, dan kelas sosial yang pelbagai ke dalam wadah baru bernama bangsa dan negara Indonesia,” ujarnya.
Direktur Pengkajian dan Materi BPIP Muhammad Sabri mengatakan, salah satu poinnya adalah penegasan Pancasila sebagai ideologi, pandangan-dunia dan dasar filosofis negara-bangsa Indonesia.
"Sejatinya saya hendak mengungkapkan dan memastikan bahwa Indonesia tidak mengenal, tidak mengakui dan tidak menerima konsep ideologi selain Pancasila dan memilih model lain di luar sistem dan bentuk NKRI yang mengandaikan kepelbagaian", ucapnya saat menjadi narasumber webinar nasional "Sekolah Pancasila" dengan tema Respiritus Pancasila: Dialog Agama dan Negara, Kamis 21 Januari 2020.
Menurutnya, Indonesia hanya mengakui dan memberlakukan bentuk NKRI yang berideologi Pancasila sebagai satu-satunya sistem final yang menyatukan seluruh bangsa Indonesia dan bentuk permanen Indonesia Raya.
"Hakikat Indonesia adalah suatu cita-cita politik untuk mempersatukan unsur-unsur tradisi dan inovasi serta berbagai etnik, agama, budaya, dan kelas sosial yang pelbagai ke dalam wadah baru bernama bangsa dan negara Indonesia,” ujarnya.
Lihat Juga :