Kasus Tembak Mati 6 Anggota FPI, Fahri Hamzah Lihat Listyo Sigit Bawa Harapan
Jum'at, 22 Januari 2021 - 19:24 WIB
loading...
Fahri Hamzah menilai ada harapan terhadap penuntasan kasus tembak mati enam anggota FPI dengan naiknya Komjen Listyo Sigit Prabowo ke kursi kapolri. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyambut positif terpilihnya Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri pengganti Jenderal Idham Aziz yang akan segera pensiun. Hal ini disampaikan Fahri melalui akun Twitternya @Fahrihamzah, Kamis (21/1/2021).
Baca juga : 20.154 Tenaga Kesehatan Tak Bisa Divaksin, Sebagian Pernah Positif Covid-19
Dalam cuitannya, Fahri mengulas soal beberapa poin menarik terkait Kabareskrim itu, salah satunya soal pernyataannya menyikapi kasus penembakan oleh polisi yang membuat enam orang laskar khusus Front Pembela Islam (FPI) tewas di sekitar tol Jakarta-Cikampek Karawang.
Baca juga : Tangkal Peretas Rusia, Biden Bentuk Tim Keamanan Siber Kelas Dunia
Dalam kasus tersebut, Fahri melihat ada dua pandangan yang berbeda di tubuh Polri. Pertama, yang membenarkan sepenuhnya tindakan polisi, dan kedua adalah yang berhati-hati, menunggu Komnas HAM, dan lain-lain.
"Sikap kedua ini dijurubicarai oleh Kabareskrim LSP (Listyo Sigit Prabowo) yang kini jadi orang nomor 1 di lembaga itu (Polri). Beliau lebih memilih untuk berhati-hati dan menunggu hasil investigasi Komnas HAM," kata Fahri yang dikutip Jumat (22/1/2021).
Baca juga : 20.154 Tenaga Kesehatan Tak Bisa Divaksin, Sebagian Pernah Positif Covid-19
Dalam cuitannya, Fahri mengulas soal beberapa poin menarik terkait Kabareskrim itu, salah satunya soal pernyataannya menyikapi kasus penembakan oleh polisi yang membuat enam orang laskar khusus Front Pembela Islam (FPI) tewas di sekitar tol Jakarta-Cikampek Karawang.
Baca juga : Tangkal Peretas Rusia, Biden Bentuk Tim Keamanan Siber Kelas Dunia
Dalam kasus tersebut, Fahri melihat ada dua pandangan yang berbeda di tubuh Polri. Pertama, yang membenarkan sepenuhnya tindakan polisi, dan kedua adalah yang berhati-hati, menunggu Komnas HAM, dan lain-lain.
"Sikap kedua ini dijurubicarai oleh Kabareskrim LSP (Listyo Sigit Prabowo) yang kini jadi orang nomor 1 di lembaga itu (Polri). Beliau lebih memilih untuk berhati-hati dan menunggu hasil investigasi Komnas HAM," kata Fahri yang dikutip Jumat (22/1/2021).
Lihat Juga :