Listyo Sigit Ingin Polisi Ngaji Kitab Kuning, Begini Tanggapan PBNU dan MUI
Jum'at, 22 Januari 2021 - 15:13 WIB
loading...
PBNU dan MUI mengapresiasi keinginan Listyo Sigit agar polisi belajar kitab kuning demi memperoleh pemahaman yang benar tentang Islam. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komjen Listyo Sigit Prabowo dinyatakan lolos uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) untuk menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis.
Dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Rabu (201/12021) itu Listyo Sigit menyatakan akan memerintahkan anggotanya belajar kitab kuning , pembelajaran keagamaan Islam yang lazim diajarkan di pesantren-pesantren.
Listyo Sigit bahkan mengaku sudah membuat program anggota Polri belajar kitab kuning untuk anggotanya yang beragama Islam saat menjadi Kapolda Banten.
(Baca: Terpilih Kapolri, Bara JP: Komjen Listyo Sigit Punya Banyak PR Benahi Polri)
Menanggapi gagasan Listyo Sigit, Ketua Harian PBNU Robikin Emhas mengatakan, ngaji kitab kuning yang akan dilakukan anggota Polri di bawah kendali Listyo Sigit akan sangat bagus jika tujuannya agar penegakan hukum yang dilakukan Polri mengacu pada tuntunan agama seperti yang diajarkan dalam kitab kuning.
Dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Rabu (201/12021) itu Listyo Sigit menyatakan akan memerintahkan anggotanya belajar kitab kuning , pembelajaran keagamaan Islam yang lazim diajarkan di pesantren-pesantren.
Listyo Sigit bahkan mengaku sudah membuat program anggota Polri belajar kitab kuning untuk anggotanya yang beragama Islam saat menjadi Kapolda Banten.
(Baca: Terpilih Kapolri, Bara JP: Komjen Listyo Sigit Punya Banyak PR Benahi Polri)
Menanggapi gagasan Listyo Sigit, Ketua Harian PBNU Robikin Emhas mengatakan, ngaji kitab kuning yang akan dilakukan anggota Polri di bawah kendali Listyo Sigit akan sangat bagus jika tujuannya agar penegakan hukum yang dilakukan Polri mengacu pada tuntunan agama seperti yang diajarkan dalam kitab kuning.
Lihat Juga :