Risma, Susi dan Sahroni Berpotensi Jadi Pesaing Anies Baswedan
Minggu, 17 Januari 2021 - 08:02 WIB
loading...
Mensos Tri Rismaharini, mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti, dan Politikus Nasdem Ahmad Sahroni berpotensi menjadi pesaing Anies Baswedan untuk memimpin Ibu Kota. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah tokoh berpotensi menjadi pesaing Anies Baswedan untuk memimpin Ibu Kota DKI Jakarta . Meski Pilkada DKI sesuai UU Pilkada dilaksanakan setelah Pemilu 2024, namun muncul kecenderungan banyak figur yang bakal menjadi penantang Anies sebagai incumbent. Terlebih jika jadwal pilkada DKI berhasil dinormalkan menjadi 2022 melalui mekanisme gugatan di MK.
Kemunculan Mensos Tri Rismaharini (Risma) yang diisukan bakal didorong oleh partainya, PDIP mulai kelihatan 'bermanuver' memperkenalkan diri kepada publik dengan blusukan kontroversialnya. Baca juga: Kriteria Seperti Ini Cocok Jadi Cawapresnya Anies Baswedan
Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA), Fadhli Harahab mengatakan peluang Risma menjadi penantang Anies di Pilkada DKI Jakarta bisa saja benar terjadi melihat gelagat politiknya.
"Kalau pilkada jadi digelar 2022, kemungkinan Bu Risma menjadi penantang Anies, kalau pun dia dicalonkan, cukup besar. Apalagi sebelumnya, Risma memang digadang-gadang bakal ditarik ke Jakarta, setelah sukses membangun Surabaya," ujar Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Minggu (17/1/2021).
Baca juga : Kematian Warga Norwegia Setelah Disuntik Vaksin Pfizer Jadi Perhatian Australia
Selain Risma, Analis Politik asal UIN Jakarta itu menyebut sejumlah nama yang berpotensi menjadi penantang Anies. Dia mengatakan, masih di PDIP, sosok Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi juga memiliki peluang diusung PDIP. Hendrar dianggap cukup berhasil menyulap Kota Semarang menjadi daerah yang indah dipandang karena memiliki banyak perubahan.
Di luar PDIP, Fadhli menyebut di Partai Nasdem ada Anggota DPR RI bernama Ahmad Sahroni dan mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti. Manuver pasang baliho "bermimpilah setinggi langit, mumpung bermimpi gratis" itu disebut Fadhli menjadi indikasi kuat bahwa Wakil Ketua Komisi III DPR itu berniat menggapai posisi politik tertentu.
Kemunculan Mensos Tri Rismaharini (Risma) yang diisukan bakal didorong oleh partainya, PDIP mulai kelihatan 'bermanuver' memperkenalkan diri kepada publik dengan blusukan kontroversialnya. Baca juga: Kriteria Seperti Ini Cocok Jadi Cawapresnya Anies Baswedan
Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA), Fadhli Harahab mengatakan peluang Risma menjadi penantang Anies di Pilkada DKI Jakarta bisa saja benar terjadi melihat gelagat politiknya.
"Kalau pilkada jadi digelar 2022, kemungkinan Bu Risma menjadi penantang Anies, kalau pun dia dicalonkan, cukup besar. Apalagi sebelumnya, Risma memang digadang-gadang bakal ditarik ke Jakarta, setelah sukses membangun Surabaya," ujar Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Minggu (17/1/2021).
Baca juga : Kematian Warga Norwegia Setelah Disuntik Vaksin Pfizer Jadi Perhatian Australia
Selain Risma, Analis Politik asal UIN Jakarta itu menyebut sejumlah nama yang berpotensi menjadi penantang Anies. Dia mengatakan, masih di PDIP, sosok Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi juga memiliki peluang diusung PDIP. Hendrar dianggap cukup berhasil menyulap Kota Semarang menjadi daerah yang indah dipandang karena memiliki banyak perubahan.
Di luar PDIP, Fadhli menyebut di Partai Nasdem ada Anggota DPR RI bernama Ahmad Sahroni dan mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti. Manuver pasang baliho "bermimpilah setinggi langit, mumpung bermimpi gratis" itu disebut Fadhli menjadi indikasi kuat bahwa Wakil Ketua Komisi III DPR itu berniat menggapai posisi politik tertentu.
Lihat Juga :