Tokoh Nasional dan Agama Diminta Ikut Perkuat Wawasan Kebangsaan
Sabtu, 16 Januari 2021 - 17:01 WIB
loading...
Dosen Pascasarjana bidang Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam dari Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Surakarta, Amir Mahmud
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat dinilai harus mendapatkan pemahaman bahwa membela agama bukanlah sesuatu yang berseberangan dengan membela negara. Begitu pun sebaliknya, menegakkan ajaran Nabi juga bukan halangan untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dosen Pascasarjana bidang Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam dari Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Surakarta, Amir Mahmud mengatakan, masyarakat harus diberikan pemahaman bahwa wawasan kebangsaan yang religius tidak bertentangan dengan negara.
Dia mengatakan dalam berbagai kesepatan memberikan pemahaman tentang bagaimana membangun masyarakat berwawasan kebangsaan religius.
”Karena saya melihat memang ada kecenderungan dari beberapa tokoh agama yang menjadikan agama sebagai kendaraan untuk me-legitimate tindakannya, seolah-olah ini adalah perintah dari agama. Inilah yang harus kita sudahi,” tuturnya, Jumat 15 Januari 2021. Baca juga: Menjaga Integrasi Masyarakat melalui Bela Negara
Menurut dia, para tokoh nasional dan agama harus memberikan suatu pernyataan atau sikap wawasan kebangsaan yang religius sehingga tidak selalu menjadikan perbedaan yang ada ini sebagai alat untuk melakukan perlawanan.
Dosen Pascasarjana bidang Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam dari Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Surakarta, Amir Mahmud mengatakan, masyarakat harus diberikan pemahaman bahwa wawasan kebangsaan yang religius tidak bertentangan dengan negara.
Dia mengatakan dalam berbagai kesepatan memberikan pemahaman tentang bagaimana membangun masyarakat berwawasan kebangsaan religius.
”Karena saya melihat memang ada kecenderungan dari beberapa tokoh agama yang menjadikan agama sebagai kendaraan untuk me-legitimate tindakannya, seolah-olah ini adalah perintah dari agama. Inilah yang harus kita sudahi,” tuturnya, Jumat 15 Januari 2021. Baca juga: Menjaga Integrasi Masyarakat melalui Bela Negara
Menurut dia, para tokoh nasional dan agama harus memberikan suatu pernyataan atau sikap wawasan kebangsaan yang religius sehingga tidak selalu menjadikan perbedaan yang ada ini sebagai alat untuk melakukan perlawanan.
Lihat Juga :