Dua Hari Setelah Divaksin, Kepala BPOM Merasa Pegal-pegal dan Lelah

Kamis, 14 Januari 2021 - 21:32 WIB
loading...
Dua Hari Setelah Divaksin,...
Kepala BPOM Penny K Lukito mengakui, ada efek samping usai dirinya divaksinasi menggunakan vaksin Covid-19 asal Sinovac, China. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito mengakui, ada efek samping usai dirinya divaksinasi menggunakan vaksin Covid-19 asal Sinovac, China. Meski begitu, efek yang dirasakan hanya berupa gejala ringan saja.

Efek yang dialami adalah pegal-pegal dan rasa lelah. Gejalah itu dirasakan selama dua hari usai dirinya disuntik vaksin, Rabu, 13 Januari 2021 kemarin. “Saya rasakan juga mungkin adalah lelah bukan bengkak sih. Pegal ya, pegal masih sampai hari ke dua,” ujar Penny dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR, Kamis (14/1/2021). (Baca juga: Dua Jam Setelah Disuntik Vaksin Jokowi Merasa Sedikit Pegal)

Meski begitu, gejala yang dialami sejumlah orang termasuk Penny hanyalah gejala ringan. Sementara gejala berat berupa sakit kepala dan gangguan kulit, dari laporan yang diterima, hanya dirasakan 0,1-1% dari total orang yang divaksin. “Kalaupun itu dalam derajat berat, dalam bentuk sakit kepala, gangguan kulit selama ini dilaporkan hanya 0,1 sampai 1%, di mana efek-efek samping ini walaupun derajatnya termasuk sistemik berat tetapi dapat pulih kembali,” kata dia. (Baca juga: Setelah Presiden Jokowi, Ini Daftar Pejabat yang Divaksinasi COVID-19)

Pemerintah telah menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Istana Merdeka. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang disuntikkan vaksin Covid-19. "Tidak terasa sama sekali," ujar Jokowi usai disuntikkan vaksin. Kemudian, vaksin Covid-19 disuntikkan kepada Ketua IDI Daeng M. Faqih, Sekjen MUI Amiensyah Tambunan, perwakilan PBNU Kiai Ishom, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Idaham Azis, dan perwakilan anak muda atau milenial Raffi Ahmad.

Pada sesi kedua, vaksinasi Covid-19 diberikan kepada Menkes Budi G. Sadikin, dan Ketua Umum PGRI Unifah Risyidi. Kemudian vaksin Covid-19 disuntikkan kepada para tokoh agama mulai dari PGI Ronal Tapilatu, KWI Agustinus Heri, I Nyoman Suarthanu dari PHDI, Partono Bhikkhu N. M dari Permabudhi, dan Peter Lesmana dari Matakin.

Sesi terakhir penyuntikkan vaksin perdana di Istana diberikan kepada Penny Kusumastuti, Rosan Perkasa dari perwakilan pengusaha, Sekjen Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ade Zubaedah, Nur Fauzah perwakilan perawat, Lusy Noviani dari apoteker, Agustini Setiyorini dari elemen buruh, dan Ibu Narti dari perwakilan pedagang. Usai disuntik vaksin, para tokoh akan diberikan waktu selama 30 menit untuk mengetahui apakah ada dampak atau reaksi alergi dari vaksin Covid-19. Jika tidak ada, maka para penerima vaksin dapat beraktivitas kembali.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
BPOM dan BGN Kerja Sama...
BPOM dan BGN Kerja Sama Perkuat Pengawasan Keamanan Program MBG
Kepala BPOM Beberkan...
Kepala BPOM Beberkan Capaian WHO Listed Authority di National University of Singapore
122 Tabung Gas Tertawa...
122 Tabung Gas Tertawa 'Baby Whip' Disita BPOM
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
Rekomendasi
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved