Permabudhi: Vaksin Membantu Tubuh Kokoh Mengatasi COVID-19

Kamis, 14 Januari 2021 - 14:33 WIB
loading...
Permabudhi: Vaksin Membantu...
Perwakilan dari Permabudhi, Bhiksu Partono Nyanasuryanadi menjadi salah satu orang pertama bersama Presiden Jokowi yang mendapatkan vaksin COVID-19 di Istana Negara, kemarin. Foto/Binti Mufarida/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perwakilan dari Persatuan Umat Buddha Indonesia ( Permabudhi ), Bhiksu Partono Nyanasuryanadi menjadi salah satu orang pertama bersama Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) yang mendapatkan vaksin COVID-19 di Istana Negara, kemarin.

“Saya bersyukur mendapatkan kesempatan untuk divaksinasi. Ini merupakan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga kesehatan dan menguatkan diri kita,” ujar Bhiksu Partono dalam Konferensi Pers “Pernyataan Tokoh Agama Tentang Keamanan Vaksin” dari Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (14/1/2021). Baca juga: Tidak Ada Efek Pasca Vaksinasi COVID-19, PGI: Jangan Takut, Jangan Ragu Divaksin

Bhiksu Partono juga mengatakan vaksin membantu tubuh memiliki daya tahan yang kokoh untuk mengatasi COVID-19. “Vaksin ini adalah upaya untuk bagaimana membantu tubuh ini memiliki daya tahan yang kokoh, yang kokoh untuk kita jadikan sebagai landasan untuk mengatasi COVID-19 ini,” tegasnya.

Bhiksu Partono menuturkan jika kesehatan merupakan anugerah terbesar dan kekayaan yang terbesar. “Kita berkomitmen bahwa kesehatan adalah anugerah yang terbesar. Kesehatan adalah kekayaan yang terbesar. Untuk itu kita semua sadar bahwa mengatasi penyakit adalah upaya untuk bagaimana mensejahterakan, membahagiakan kita semua,” tuturnya.

Apa yang telah dilakukan oleh pemerintah dengan program vaksinasi ini, kata Bhiksu Partono, merupakan upaya-upaya yang sangat besar, yang luar biasa. “Karena perjuangan kita melawan berbagai kondisi tidak saja hanya COVID-19 yang memang luar biasa dampaknya ini,” katanya.

“Tentu kita semua menyadari bahwa betapa pentingnya kita semua menjaga kesehatan. Dan tentu saja apa yang telah kita lakukan selama ini adalah tetap kita jaga dengan baik,” sambungnya.

Bhiksu Partono juga menegaskan vaksin COVID-19 aman dan jangan takut untuk divaksin. “Tentu kaitan dengan vaksin, kita semua jangan takut. Karena vaksin aman. Kami menyadari bahwa ini tidak berdampak apa-apa selama ini. Sampai sekarang tentu kita semua siap dan mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Utamanya adalah secara mental.” Baca juga: Usai Divaksin Bersama Jokowi, Romo Agustinus: Saya Sehat, Tidak Ada Efek Samping

“Karena bagaimanapun ketika kita dalam posisi ketakutan justru kondisi batin kita drop, tidak tenang, ketidaktenangan itu mempengaruhi kondisi fisik kita. Nah untuk itulah kita selalu berdoa setiap saat, selalu bermeditasi, selalu mind full setiap momen untuk menghadapi persoalan-persoalan diri kita sendiri sehingga daya tahan tubuh kita baik,” tegas Bhiksu Partono.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Cegah Pneumonia, Vaksin...
Cegah Pneumonia, Vaksin PCV 13 Siap Didistribusikan
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Berita Terkini
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved