Mardani PKS: Amat Disayangkan Efikasi Vaksin Sinovac Hanya 65%

Selasa, 12 Januari 2021 - 10:10 WIB
loading...
Mardani PKS: Amat Disayangkan...
Politikus PKS Mardani Ali Sera. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyayangkan efikasi vaksin Sinovac yang hanya 65,3 persen. Diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan efikasi vaksin besutan Sinovac 65,3 persen dan memberikan izin penggunaan darurat.

"Bismillah, Presiden @jokowi menurut rencana menjadi org pertama yg divaksin pada 13 Januari mendatang. Pertama amat disayangkan efikasi vaksin sinovac hanya 65% yg seharusnya minimal 80%," demikian dikutip dari akun Twitter @MardaniAliSera, Selasa (12/1/2021).

Mardani mengatakan, seharusnya efikasinya minimal 80 persen. Standar World Health Organization (WHO) menyebutkan efikasinya harus lebih dari 50 persen. Di luar itu, Mardani meminta pemerintah menyiapkan beberapa hal terkait proses vaksinasi. Pertama, mekanisme distribusi. "Pemerintah perlu menjamin tersediannya petugas yang sudah terlatih. Kemudian, manajemen yang baik, rinci, dan terjamin rantai dinginnya (chold chain) yang menjangkau pelosok negeri," ujarnya.

(Baca juga: Khasiat Vaksin Sinovac Capai 65% )

Dia mempertanyakan apakah stok vaksin yang ada saat ini mampu mencapai kekebalan imunitas. Hal ini terkait perlindungan untuk individu dalam populasi. "Dengan begitu orang yang tidak memperoleh vaksin karena alasan tertentu bisa terlindungi dari infeksi yang dihasilkan Covid-19 . Idealnya, 70 persen atau 182 juta penduduk," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Luncurkan Syiar Zulhijjah,...
Luncurkan Syiar Zulhijjah, PKS Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Kurban
Lewat Forum IQRO, PKS...
Lewat Forum IQRO, PKS Perkuat Peran Solutif Hadapi Krisis Energi
Sudirman Said Ungkap...
Sudirman Said Ungkap Tiga Faktor yang Mengancam Keamanan Energi
Puncak Milad ke-24 PKS:...
Puncak Milad ke-24 PKS: Ruang Dialog Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi
Suhud Alynudin Ditetapkan...
Suhud Alynudin Ditetapkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin
Suhud Alynudin Dikabarkan...
Suhud Alynudin Dikabarkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin, Begini Respons PKS
Penanganan Bencana Sumatera,...
Penanganan Bencana Sumatera, PKS Apresiasi TNI-Polri, BNPB dan Basarnas
Rekomendasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Infografis
Hanya 2 Kapal Perusak...
Hanya 2 Kapal Perusak Angkatan Laut Inggris yang Bisa Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved