Khasiat Vaksin Sinovac Capai 65%

Selasa, 12 Januari 2021 - 08:23 WIB
loading...
A A A
Walaupun vaksinasi segera berjalan besok, Melki mengingatkan bahwa proses vaksinasi harus paralel dengan disiplin dan kepatuhan masyarakat. Disiplin melaksanakan protokol kesehatan harus digalakkan dan dilakukan bersamaan dengan operasi yustisi oleh Polri, TNI dan Satpol PP dengan disertai sanksi secara terukur di lapangan. “Vaksinasi harus dibarengi kesadaran rakyat untuk jalankan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak) plus 2M (Menghindari kerumunan dan Membatasi mobilitas),” katanya.

Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, Presiden Jokowi akan divaksin Rabu besok. “Insy Allah, bapak-ibu, kita akan mulai di hari Rabu dan dimulai oleh Bapak Presiden,” ujarnya. (Baca juga: Negara dengan Kematian Akibat Polusi Terbanyak di Dunia, Indonesia Urutan ke-4)

Soal vaksinasi, ada dua pandangan yang berbeda. Anggota Fraksi Partai Demokrat mengkritisi vaksin Covid-19 yang sudah disebarluaskan sebelum emergency use authorization (UEA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sementara anggota Fraksi PDIP berpandangan semestinya semua pihak memberikan optimisme dan tidak latah berkomentar soal vaksin, karena tidak kapabel.

“Saya ingin kembali mengingatkan pemerintah melalui ibu ketua dan pimpinan tentang kasus Covid-19 yangkita tahu persis positive rate 30,4%. Artinya, sudah empat kali lipat dari standar yang ditetapkan WHO. Ini menunjukkan bukan hanya di Indonesia, tapi dunia. Kita sekarang sudah kewalahan untuk menghadapi virus yang sangat menakutkan ini,” tuturnya.

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Demokrat Anwar Hafid menilai kehadiran vaksin sudah mendatangkan kontroversi. Pasalnya, 1,2 juta dosis vaksin tibadi saat vaksin dalam uji klinis, sudah disebar ke seluruh Indonesia dan belum ada izin edar BPOM sertifikat halal MUI. “Hasil di lapangan, banyak masyarakat dan tenaga kesehatan kita yang ragu-ragu untuk di vaksin,” ujarnya, dalam Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. (Baca juga: Hore! Anak Sekolah Dapat BLT Rp3,5 Juta)

Anggota Fraksi PDIP Arya Bima mengajak semua pihak bisa memberikan optimis medan harapan walaupun memang ada beberapa hal yang perlu diberikan catatan kritis agar vaksinasi bisa berjalan dengan baik. Tetapi, banyak hal objektif mengenai vaksin ini yang seharusnya disampaikan oleh pihak yang punya kompetensi bicara seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BPOM, dan MUI. “Semoga kita tidak latah berkomentar yang membuat kondisi ini semakin membuat ketidakjelasan dimasyarakat,” ucapnya. (Kiswondari/Binti Mufarida/Dita Angga)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
BPOM dan BGN Kerja Sama...
BPOM dan BGN Kerja Sama Perkuat Pengawasan Keamanan Program MBG
Kepala BPOM Beberkan...
Kepala BPOM Beberkan Capaian WHO Listed Authority di National University of Singapore
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
BPOM Temukan 11 Kosmetik...
BPOM Temukan 11 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri hingga Pemicu Kanker
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Rekomendasi
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sarwendah Minta Maaf...
Sarwendah Minta Maaf usai Video Kontroversial Viral, Akui Ucapannya Kurang Tepat
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
Khasiat Surat Abasa,...
Khasiat Surat Abasa, Salah Satunya Mendapat Kebaikan di Perjalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved