Indonesia Kekurangan Inspektur Penerbangan

Selasa, 12 Januari 2021 - 07:51 WIB
loading...
A A A
Ziva menyebutkan semua maskapai Indonesia yang memiliki Boeing jenis 800 NG dan 900, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya, telah melakukan perbaikan. Beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi kondisi pesawat, seperti kelembaban udara dan cuaca. (Baca juga: Sriwijaya Air SJ-182 Tak Terbang 9 Bulan )

"Ini faktor alam yang bisa secara langsung berkontribusi. Namun, Jika ini secara langsung berdampak pada pesawat itu tidak aman, saya mengatakan tidak. Karena faktor-faktor seperti ini, kerusakannya itu muncul bertahap," katanya.

Setelah semua faktor itu ramai dibahas, sekarang muncul mengenai pengawasan terhadap maskapai. Presiden Direktur Aviatory Indonesia itu mengungkapkan Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubud Kemenhub) akan menempatkan liaison officer (LO) atau semacam inspektur di maskapai. Ditjen Hubud biasanya menempatkan inspektur untuk urusan operasional (FOI) dan perawatan (FMI).

"Cuma kita kekurangan inspektur. Kadang satu inspektur bisa megang beberapa maskapai. (dalam) Pengawasan ada keterbatasan jumlah inspektur atau pengawas dari pemerintah. Kalau kita lihat operator udara dari Sabang sampai Merauke, ada berapa ratus pesawat, kita kekurangan inspektur FOI dan FMI, yang ekspertis di tipe-tipe pesawat, mulai dari helikopter, jet, dan baling-bali," katanya.

Aturan dalam bisnis transportasi sangat rigid karena sekali kecelakaan, korbannya kemungkinan akan banyak. Maka, peraturan mengenai perawatan, pergantian suku cadang, dan pelatihan kru kabin, harus dilakukan berkala. Semua itu tidak bisa ditawar lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Gangguan Sinyal...
Fenomena Gangguan Sinyal GPS, DPR: Berpotensi Ancam Keselamatan Penerbangan Sipil
Pesawat Pelita Air Jatuh...
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan, DPR: Evaluasi Total Sistem Pengawasan Penerbangan
Pemakaman Jenazah 3...
Pemakaman Jenazah 3 Korban Jatuhnya Pesawat ATR, Wamen: Syuhada Penjaga Sumber Daya Kelautan
Momen Haru Anak Korban...
Momen Haru Anak Korban Pesawat ATR Bacakan Puisi dan Doakan Jenazah Ayahnya
Pegawai KKP Korban Pesawat...
Pegawai KKP Korban Pesawat ATR 42-500 Dapat Kenaikan Pangkat
Menteri Trenggono Pingsan...
Menteri Trenggono Pingsan Saat 3 Jenazah Korban Pesawat ATR Diserahkan ke Negara
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Rekomendasi
Portugal Tersingkir...
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bruno Fernandes: Timnas Spanyol Layak Menang
Kontroversi Balogun...
Kontroversi Balogun Berlanjut, Politikus Inggris Desak FIFA Cabut Skorsing Quansah
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
Berita Terkini
Bareskrim Backup Penyidikan...
Bareskrim Backup Penyidikan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Bikin Negara Rugi Rp5 Triliun
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved