IPW Minta Jokowi Perhatikan 3 Hal Penting tentang Calon Kapolri
Selasa, 12 Januari 2021 - 07:17 WIB
loading...
Ketua Presidium IPW, Neta S Pane yakin bahwa calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis baru akan keluar Rabu (13/1/2021) besok saat Presiden Jokowi mengirimkan Surat Presiden (Surpres) ke DPR. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) , Neta S Pane yakin bahwa calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis baru akan keluar Rabu (13/1/2021) besok saat Presiden Jokowi mengirimkan Surat Presiden (Surpres) ke DPR. Dia menegaskan, nama calon yang telah beredar di masyarakat belum final.
"Tidak ada kejutan (hari Rabu). Sebab dua nama yang masuk, yakni Gatot (Wakapolri) dan Sigit (Kabareskrim) memang sudah masuk dalam pencalonan dan termasuk yang diusulkan kompolnas," kata Neta saat dihubungi SINDOnews, Selasa (12/1/2021).
Namun demikian, Neta mengatakan, sebelum memutuskan siapa sosok yang tepat untuk menilai calon Kapolri pengganti Idham Azis, pihaknya melihat ada tiga poin penting yang harus diperhatikan Presiden Jokowi maupun lingkaran dalamnya di Istana. (Baca juga: Figur Calon Kapolri Dinilai Identik dengan Komjen Sigit dan Komjen Boy )
"Pertama, sejauh mana loyalitas dan kedekatan sang calon dengan Presiden Jokowi," kata Neta.
Kedua, sejauh mana sang calon bisa mengonsolidasikan internal kepolisian, dengan jam terbang yang dimilikinya, dengan kapasitas dan kapabilitasnya yang bisa diterima senior maupun yunior di tubuh Polri, dan dengan kualitas kepemimpinan yang mampu menyelesaikan masalah di internal ataupun eksternal kepolisian.
"Tidak ada kejutan (hari Rabu). Sebab dua nama yang masuk, yakni Gatot (Wakapolri) dan Sigit (Kabareskrim) memang sudah masuk dalam pencalonan dan termasuk yang diusulkan kompolnas," kata Neta saat dihubungi SINDOnews, Selasa (12/1/2021).
Namun demikian, Neta mengatakan, sebelum memutuskan siapa sosok yang tepat untuk menilai calon Kapolri pengganti Idham Azis, pihaknya melihat ada tiga poin penting yang harus diperhatikan Presiden Jokowi maupun lingkaran dalamnya di Istana. (Baca juga: Figur Calon Kapolri Dinilai Identik dengan Komjen Sigit dan Komjen Boy )
"Pertama, sejauh mana loyalitas dan kedekatan sang calon dengan Presiden Jokowi," kata Neta.
Kedua, sejauh mana sang calon bisa mengonsolidasikan internal kepolisian, dengan jam terbang yang dimilikinya, dengan kapasitas dan kapabilitasnya yang bisa diterima senior maupun yunior di tubuh Polri, dan dengan kualitas kepemimpinan yang mampu menyelesaikan masalah di internal ataupun eksternal kepolisian.
Lihat Juga :