LP3ES: Oposisi Melemah, Demokrasi Berjalan Mundur
Senin, 11 Januari 2021 - 20:27 WIB
loading...
Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) menilai peran oposisi di Indonesia lemah dan demokrasi berjalan mundur. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) merilis outlook demokrasi di Tanah Air 2021.
Dalam catatan outlook, LP3ES merefleksikan fenomena politik yang mewarnai tahun 2020 untuk menyongsong kondisi demokrasi di tahun 2021.
Salah satu yang dibahas LP3ES adalah suara dari civil society yang sangatlemah dan suara parlemen untuk check and balance hampir mustahil karena semua yang ada di sana itu berebut kekuasaan, tidak mengerti sistem.
"Jadi meskipun oposisi dalam pilpres, masuk juga ke koalisi, sehingga tidak ada oposisi. Dampaknya, demokrasi di Indonesia menjadi cacat lantaran tidak adanya check and balance kekuasaan," tutur Ketua Dewan Pengurus LP3ES, Didik J Rachbini dalam diskusi LP3ES bertajuk Nestapa Demokrasi di Masa Pandemi, Refleksi 2020 dan Outlook 2021, Senin (11/1/2021), dikutip dari siaran pers LP3ES.
Dengan kosongnya check and balance ini, lanjut dia, demokrasi menjadi cacat. Tidak ada check and balance seperti per atau ayunan yang tidak punya balance sehingga bergeraknya tidak baik.
Dalam catatan outlook, LP3ES merefleksikan fenomena politik yang mewarnai tahun 2020 untuk menyongsong kondisi demokrasi di tahun 2021.
Salah satu yang dibahas LP3ES adalah suara dari civil society yang sangatlemah dan suara parlemen untuk check and balance hampir mustahil karena semua yang ada di sana itu berebut kekuasaan, tidak mengerti sistem.
"Jadi meskipun oposisi dalam pilpres, masuk juga ke koalisi, sehingga tidak ada oposisi. Dampaknya, demokrasi di Indonesia menjadi cacat lantaran tidak adanya check and balance kekuasaan," tutur Ketua Dewan Pengurus LP3ES, Didik J Rachbini dalam diskusi LP3ES bertajuk Nestapa Demokrasi di Masa Pandemi, Refleksi 2020 dan Outlook 2021, Senin (11/1/2021), dikutip dari siaran pers LP3ES.
Dengan kosongnya check and balance ini, lanjut dia, demokrasi menjadi cacat. Tidak ada check and balance seperti per atau ayunan yang tidak punya balance sehingga bergeraknya tidak baik.
Lihat Juga :