Dikritik Demokrat, PDIP Minta Politisi Tak Latah Komentari Vaksin Covid-19

Senin, 11 Januari 2021 - 16:33 WIB
loading...
Dikritik Demokrat, PDIP...
Sejumlah anggota DPR beramai-ramai mengajukan interupsi dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang III DPR RI tahun 2020-2021 pada Senin (11/1/2021) siang tadi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejumlah anggota DPR beramai-ramai mengajukan interupsi dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang III DPR RI tahun 2020-2021 pada Senin (11/1/2021) siang tadi. Salah satu isu yang disoroti adalah penanganan pandemi Covid-19 dan juga vaksinasi.

(Baca juga : Ikut Jadi Tersangka Kasus Swab, Bareskrim Ungkap Peran Menantu Habib Rizieq )

Soal vaksinasi, ada dua pandangan yang berbeda, anggota Fraksi Partai Demokrat mengkritisi vaksin Covid-19 yang sudah disebarluaskan sebelum emergency use authorization (UEA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sementara anggota Fraksi PDIP berpandangan semestinya semua pihak memberikan optimisme dan tidak latah berkomentar soal vaksin karena tidak kapabel. (Baca juga: BPOM: Vaksin Sinovac Sesuai Standar Persyaratan WHO)

"Saya ingin kembali mengingatkan pemerintah melalui ibu ketua dan pimpinan tentang kasus Covid -19 yang kita tahu persis positive rate 30,4%, artinya sudah 4 kali lipat dari standar yang ditetapkan WHO. Ini menunjukkan bukan hanya di Indonesia tapi dunia, kita sekarang sudah kewalahan untuk menghadapi virus yang sangat menakutkan ini," kata anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Demokrat Anwar Hafid dalam Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2021). (Baca juga: Airlangga Sebut Puncak Kasus Covid-19 Masih Terjadi pada Pekan Ini)

Untuk Indonesia, sambung Anwar, salah satu cara yang digunakan adalah vaksinasi, tetapi kehadiran vaksin sudah mendatangkan kontroversi, pasalnya 1,2 juta dosis vaksin ini hadir di saat vaksin dalam uii klinis, sudah disebar ke seluruh Indonesia saat belum ada izin edar BPOM dan sertifikat halal MUI. "Hasil di lapangan, banyak masyarakat dan tenaga kesehatan kita yang ragu-ragu untuk divaksin, kalau ini satu-satunya cara memerangi Covid-19 maka tentu vaksin ini harus benar-benar terlaksana di masyarakat dan hari ini mendapatkan penolakan masyarakat. Saya ingin menyampaikan pada ibu pimpinan dapat menyampaikan ke pemerintah kiranya sosialisi vaksin Covid-19 bisa dilaksanakan serius sehingga bisa efektif pelaksanaannya di lapangan," imbuhnya. (Baca juga: Update Covid-19: Kasus Positif 836.718, 688.739 Orang Sembuh dan 24.343 Meninggal)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Rekomendasi
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Berita Terkini
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved