Suara Kritis Elite Demokrat, PKS, dan PAN Cepat Tenggelam, Kenapa?
Senin, 11 Januari 2021 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: PKS Calonkan Kader Sendiri di Pilpres 2024, Mungkinkah? ).
Menurut Adi, problemnya ada di level kuantitas. Ia memandang, suara kritis mereka kerap cepat tenggelam di tengah dominasi suara mayoritas parpol pro-pemerintah yang berada di parlemen. Sehingga, peran ini cenderung dimainkan secara personal oleh elite-elite mereka.
"Inilah demokrasi kita saat ini. Sangat ditentukan oleh kuantitas karena dalam banyak hal kualitas nomor sekian. Demokrasi elektoral itu esensinya suaranya terbanyak akan selalu jadi pemenang dalam banyak isu strategis," tandas analis politik asal UIN Jakarta ini.
(Baca juga: Besar atau Kecil Peluang Risma di 2024, Tetap Saja Megawati Penentunya ).
Menurut Adi, problemnya ada di level kuantitas. Ia memandang, suara kritis mereka kerap cepat tenggelam di tengah dominasi suara mayoritas parpol pro-pemerintah yang berada di parlemen. Sehingga, peran ini cenderung dimainkan secara personal oleh elite-elite mereka.
"Inilah demokrasi kita saat ini. Sangat ditentukan oleh kuantitas karena dalam banyak hal kualitas nomor sekian. Demokrasi elektoral itu esensinya suaranya terbanyak akan selalu jadi pemenang dalam banyak isu strategis," tandas analis politik asal UIN Jakarta ini.
(Baca juga: Besar atau Kecil Peluang Risma di 2024, Tetap Saja Megawati Penentunya ).
(zik)
Lihat Juga :