Megawati: Menang Pemilu Tidak Ada Artinya jika Tidak Bisa Perbaiki Kehidupan Rakyat
Senin, 11 Januari 2021 - 01:29 WIB
loading...
A
A
A
"Kemenangan elektoral tidak ada artinya jika partai ini tidak memperjuangkan perbaikan kehidupan rakyat melalui keputusan-keputusan politik yang jelas. Segera siapkan rapat kerja nasional dengan agenda yang saya telah sampaikan di atas. Minimal, mulai dijalankan oleh kepala-kepala daerah dan legislatif kita di semua tingkatan," tuturnya. (Baca juga: Di HUT ke-48 PDIP, Jokowi Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan Megawati dan Kader)
Dia juga mengingatkan kepada seluruh kader PDIP untuk tidak sekali-kali melupakan rakyat. "Jangan sekali-kali untuk memunggungi rakyat, membelakangi rakyat. Jalankan instruksi ini, jangan jalan sendiri-sendiri, atau semaunya sendiri," tegasnya.
Megawati mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh kader militansinya di tingkat ranting, PAC, DPC, DPD, maupun di DPP. Dia meminta agar militansi dan kesetiaan kader diuji bukan saja saat partai terpuruk tapi juga ketika menduduki posisi-posisi penting.
(Baca juga : Penuhi Pangan bagi 273 Juta Penduduk Indonesia, Program Food Estate Dipercepat )
"Bergeraklah dalam satu rampak barisan perjuangan, militansi dan kesetiaan kader partai diuji, bukan hanya pada saat partai terpuruk. Militansi dan kesetiaan kader partai diuji justru pada saat kita menang, saat kita menduduki posisi-posisi penting, saat palu kekuasaan digunakan untuk memutuskan perbaikan kehidupan rakyat, bangsa dan negara, yang sesuai dengan sekali lagi, sesuai dengan sekali lagi, sesuai dengan ideologi Pancasila," pungkasnya.
Dia juga mengingatkan kepada seluruh kader PDIP untuk tidak sekali-kali melupakan rakyat. "Jangan sekali-kali untuk memunggungi rakyat, membelakangi rakyat. Jalankan instruksi ini, jangan jalan sendiri-sendiri, atau semaunya sendiri," tegasnya.
Megawati mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh kader militansinya di tingkat ranting, PAC, DPC, DPD, maupun di DPP. Dia meminta agar militansi dan kesetiaan kader diuji bukan saja saat partai terpuruk tapi juga ketika menduduki posisi-posisi penting.
(Baca juga : Penuhi Pangan bagi 273 Juta Penduduk Indonesia, Program Food Estate Dipercepat )
"Bergeraklah dalam satu rampak barisan perjuangan, militansi dan kesetiaan kader partai diuji, bukan hanya pada saat partai terpuruk. Militansi dan kesetiaan kader partai diuji justru pada saat kita menang, saat kita menduduki posisi-posisi penting, saat palu kekuasaan digunakan untuk memutuskan perbaikan kehidupan rakyat, bangsa dan negara, yang sesuai dengan sekali lagi, sesuai dengan sekali lagi, sesuai dengan ideologi Pancasila," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :