Investigasi Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air, KNKT Bakal Gandeng AS dan Singapura

Minggu, 10 Januari 2021 - 17:51 WIB
loading...
Investigasi Kecelakaan...
Ketua Sub Komite IK Penerbangan KNKT, Captain Nurcahyo Utomo menyampaikan perkembangan kegiatan investigasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sampai hari ini. Foto/Basarnas
A A A
JAKARTA - Ketua Sub Komite IK Penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi ( KNKT ), Captain Nurcahyo Utomo menyampaikan perkembangan kegiatan investigasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sampai hari ini.

(Baca juga : Korban Pesawat Jatuh Insya Allah Mendapat Status Syahid )

Nurcahyo mengatakan KNKT sudah mengirimkan timnya menuju ke lokasi. Ada tiga investigator yang tadi pagi berangkat dari Tanjung Priok dan tadi sore bergabung bersama tim melakukan proses pencarian. (Baca juga: KRI Parang Evakuasi Serpihan Pesawat dan Bagian Tubuh Korban Pesawat Sriwijaya)

"Belum ada perkembangan mengenai hasil investigasi, namun kegiatan pencariannya masih dilanjutkan," ujar Nurcahyo di Jakarta, Minggu (10/1/2021).

Tim KNKT juga telah mengirimkan dua orang untuk pengumpulan data di Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia dan mengumpulkan rekaman berikut transkrip pembicaraan pilot dengan pengatur lantas udara.

(Baca juga : Barang Milik Sriwijaya Air Ditemukan di Kedalaman 23 Meter )

"Juga diperoleh data mentah dari data radar pergerakan pesawat yang akan kami kaji lebih lanjut," jelas Nurcahyo.
Investigasi Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air, KNKT Bakal Gandeng AS dan Singapura

Tim sudah melakukan wawancara dengan petugas lantas udara yang kemarin bertugas mengendalikan penerbangan yang mengalami kecelakaan. Belum semuanya tuntas dilakukan dan untuk selanjutnya masih ada beberapa interview yang akan dilakukan.

"Tim KNKT yang ada di Jakarta International Container Terminal (JICT) hari ini sudah menerima dari Basarnas beberapa komponen dan ada yang berhasil diidentifikasi, seperti beberapa instrumen pesawat yakni Ground Proximity and Warning System (GPWS) dan radio altimeter, juga alat peluncur darurat," ucapnya. (Baca juga: Basarnas Berhasil Temukan Kepingan Pintu dan Potongan Mesin Turbin Pesawat Sriwijaya Air)

Instrumen-instrumen ini akan diidentifikasi lebih lanjut untuk mengetahui dari pintu sebelah mana karena di pesawat ada empat pintu. Adapun bagian-bagian pesawat yang sudah bisa diidentifikasi umumnya dari bagian ekor bagian bawah, namun belum bisa ditentukan apakah berasal dari sebelah kiri atau kanan.

(Baca juga : Hubungi Jokowi, Putin Sampaikan Belasungkawa Atas Insiden Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 )

"KNKT sudah menerima tawaran dari Transport Safety Investigation Bureau (TSIB) Singapura dimana mereka akan membantu pencarian blackbox. KNKT juga sudah berkoordinasi dengan otoritas Amerika Serikat yitu National Transportation Safety Board (NTSB) dan ditunjuk Michael Hoff yang menjadi acredited representative dalam investigasi kecelakaan pesawat ini," papar Nurcahyo.

Untuk kedatangan dari pihak luar negeri, KNKT masih berupaya bekerja sama untuk mendapatkan izin sehubungan peraturan pemerintah terkait larangan masuk orang asing dari negara lain ke Indonesia sampai 14 Januari mendatang. (Baca juga:Hujan Deras Guyur Lokasi Jatuh Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Tim SAR Tunda Pencarian)

"Jika memungkinkan, maka tim-tim ini akan datang membantu investigasi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air ini," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KNKT Sebut Kelebihan...
KNKT Sebut Kelebihan Muatan Truk 18 Persen Secara Teknis Masih Bisa Ditoleransi
Sopir Gran Max Bekerja...
Sopir Gran Max Bekerja Lebihi Waktu, KNKT: Sangat Mudah Mengalami Microsleep
KNKT Ungkap Penyebab...
KNKT Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Gran Max Tol Japek Km 58: Sopir Travel Tak Resmi Bekerja Lebihi Waktu
KAI Libatkan KNKT dalam...
KAI Libatkan KNKT dalam Investigasi Kecelakaan KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya
KNKT Kirim Tim Investigasi...
KNKT Kirim Tim Investigasi Tabrakan KA Turangga vs Commuter Line Bandung Raya
Tragedi Jatuhnya Sriwijaya...
Tragedi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, Dirut Maskapai Janji Jawab Tuntutan Keluarga Korban
Soroti Tabrakan Kereta...
Soroti Tabrakan Kereta di Bekasi, Pengamat Sarankan Polisi Tunggu Hasil KNKT
Angka Kecelakaan Bus...
Angka Kecelakaan Bus dan Truk Tinggi, Hino dan KNKT Tekankan Pelatihan
KNKT Kunjungi Elnusa...
KNKT Kunjungi Elnusa Petrofin, Apresiasi Inovasi Road Traffic Control
Rekomendasi
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved