PKS Calonkan Kader Sendiri di Pilpres 2024, Mungkinkah?

Minggu, 10 Januari 2021 - 14:12 WIB
loading...
A A A
Selain itu, dia menilai Pilpres 2024 mendatang memaksa semua partai untuk memajukan calon sendiri. Tujuannya, untuk mendapatkan efek ekor jas atau coattail effect. "Karena sangat rugi bagi partai yang tidak bisa memajukan kader sendiri di 2024, berkaca pada Pemilu 2019," imbuhnya.

(Baca juga: Risma Blusukan Temui Gelandangan, PKS: Kalau Koordinasi dengan Dinsos Lebih Kompak ).

Dia berpendapat, Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi besar karena punya jangkauan. "Nah ini saya kira semua partai akan berlomba-lomba memajukan calon internal sendiri untuk 2024. Problemnya nanti adalah apakah bisa melampaui ambang batas, maka itu kemudian Undang-undang Pemilu sekarang dipertaruhkan," pungkasnya.

Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat DPP PKS Al Muzzammil Yusuf mengatakan bahwa konstelasi capres sangat ditentukan oleh syarat capres dalam undang-undang. "Jika syarat masih seperti yang lalu, semua partai dipaksa harus berkoalisi. Maka isu bursa capres dan koalisi capres baru akan matang pada akhir 2022 atau awal 2023," ujar Muzzammil Yusuf.

(Baca juga: Besar atau Kecil Peluang Risma di 2024, Tetap Saja Megawati Penentunya ).

Dia mengatakan, fokus kerja PKS saat ini adalah mengoptimalisasi peran oposisi konstruktif di DPR RI. Sedangkan di daerah, kata dia, kader, fungsionaris, dan pejabat publik juga terus berkerja secara optimal.

Lebih lanjut dia mengatakan, PKS juga akan merekrut tokoh-tokoh terbaik bangsa dari segala lapisan dan levelnya, di pusat dan daerah. "Alhamdulillah sejauh ini kerja PKS sebagai oposisi mendapat respons positif publik. Terlihat dari laporan berbagai lembaga survei pemilu. Mudah-mudahan hal ini bisa jadi modal yang bagus untuk bursa Capres 2024 ," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Suhud Alynudin Ditetapkan...
Suhud Alynudin Ditetapkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin
Suhud Alynudin Dikabarkan...
Suhud Alynudin Dikabarkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin, Begini Respons PKS
Peduli Keselamatan Pemudik,...
Peduli Keselamatan Pemudik, PKS Dirikan Posko Pelayanan Mudik Gratis
Rekomendasi
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved