Cari Bangkai Pesawat Sriwijaya Air dan Korban, Basarnas Tambah 7 Orang Penyelam
Minggu, 10 Januari 2021 - 13:14 WIB
loading...
Serpihan pesawat Sriwijaya Air. Foto/Basarnas
A
A
A
JAKARTA - Badan SAR Nasional ( Basarnas ) kembali menambah sejumlah personel ke titik koordinat yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu, Jakarta. Bahkan, tercatat ada penambahan tujuh penyelam yang saat ini diberangkatkan ke titik operasi.
Kasi Operasi Basarnas Basri mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mengirimkan sejumlah penyelam untuk melakukan operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang diduga jatuh di perairan pulau seribu pada Sabtu 9 Januari 2020 kemarin. Dengan tujuan serupa, tim Basri juga akan melakukan pencarian terkait dengan bangkai pesawat dan korban (penumpang).
"Ada tujuh penyelam, tunggu saya cek data lagi. Iya, ini tim dan penyelam tambahan," ujar Basri seusai memberikan arahan kepada tim Basarnas, Minggu (10/1/2021).
Dia menyebut, peralatan yang dipergunakan untuk menyelam dan logistik sudah dipersiapkan. Barang-barang tersebut di antaranya tabung diving, scuba diving, gear. Sedangkan logistik yang dipersiapkan untuk 2-3 hari di atas laut.
Dalam pantauan MNC News Portal, Tim Basarnas bertolak dari Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pukul 11:13 WIB dengan menggunakan Kapal Jenis Rescue Zone milik Basarnas.
Kasi Operasi Basarnas Basri mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mengirimkan sejumlah penyelam untuk melakukan operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang diduga jatuh di perairan pulau seribu pada Sabtu 9 Januari 2020 kemarin. Dengan tujuan serupa, tim Basri juga akan melakukan pencarian terkait dengan bangkai pesawat dan korban (penumpang).
"Ada tujuh penyelam, tunggu saya cek data lagi. Iya, ini tim dan penyelam tambahan," ujar Basri seusai memberikan arahan kepada tim Basarnas, Minggu (10/1/2021).
Dia menyebut, peralatan yang dipergunakan untuk menyelam dan logistik sudah dipersiapkan. Barang-barang tersebut di antaranya tabung diving, scuba diving, gear. Sedangkan logistik yang dipersiapkan untuk 2-3 hari di atas laut.
Dalam pantauan MNC News Portal, Tim Basarnas bertolak dari Dermaga JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pukul 11:13 WIB dengan menggunakan Kapal Jenis Rescue Zone milik Basarnas.
Lihat Juga :