Semua Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan, 52 Selamat dan 23 Meninggal
Kamis, 07 Desember 2023 - 05:41 WIB
loading...
Semua pendaki korban erupsi Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) telah ditemukan. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Semua pendaki gunung yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) telah ditemukan. Total ada 75 pendaki dengan rincian 52 selamat dan 23 meninggal dunia.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Ichwan Pratama Danda mengatakan pendaki terakhir dalam keadaan meninggal dan telah teridentifikasi terakhir ditemukan pada Rabu, 6 Desember 2023.
Rencananya, operasi pencarian korban erupsi merapi akan ditutup karena semua pendaki telah ditemukan. "Semua korban sudah ditemukan, terakhir satu orang meninggal dunia. Dengan begitu untuk pencarian dan pertolongan yang dikomandoi rekan Basarnas, sesuai hasil rapat evaluasi tadi dan sudah ditemukan, operasi SAR kita tutup," ujar Ichwan, Kamis, (7/12/2023).
Baca juga: Ibu dan Anak Tewas Jadi Korban Erupsi Gunung Marapi, Momen Terakhir di Puncak Bikin Haru
Meski begitu, BPBD Kabupaten Agam akan tetap mengaktifkan posko tanggap darurat. Menurut Ichwan, pembukaan posko tersebut bertujuan agar apabila ada pihak yang masih mencari anggota keluarganya dapat berkoordinasi lebih lanjut di posko tersebut.
"Tapi untuk BPBD, posko tanggap darurat masih akan kita aktifkan dalam situasi darurat ini, karena mana tahu ada keluarga yang mencari anggota keluarganya maka bisa mencari ke sini (posko) dengan membawa data valid dan kami lebih sarankan apabila ada yang mencari untuk datang ke posko karena kalau lewat telepon rawan miskomunikasi," tambahnya.
Baca juga: 22 Korban Erupsi Gunung Marapi Sudah Teridentifikasi, 1 Masih Dievakuasi
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Ichwan Pratama Danda mengatakan pendaki terakhir dalam keadaan meninggal dan telah teridentifikasi terakhir ditemukan pada Rabu, 6 Desember 2023.
Rencananya, operasi pencarian korban erupsi merapi akan ditutup karena semua pendaki telah ditemukan. "Semua korban sudah ditemukan, terakhir satu orang meninggal dunia. Dengan begitu untuk pencarian dan pertolongan yang dikomandoi rekan Basarnas, sesuai hasil rapat evaluasi tadi dan sudah ditemukan, operasi SAR kita tutup," ujar Ichwan, Kamis, (7/12/2023).
Baca juga: Ibu dan Anak Tewas Jadi Korban Erupsi Gunung Marapi, Momen Terakhir di Puncak Bikin Haru
Meski begitu, BPBD Kabupaten Agam akan tetap mengaktifkan posko tanggap darurat. Menurut Ichwan, pembukaan posko tersebut bertujuan agar apabila ada pihak yang masih mencari anggota keluarganya dapat berkoordinasi lebih lanjut di posko tersebut.
"Tapi untuk BPBD, posko tanggap darurat masih akan kita aktifkan dalam situasi darurat ini, karena mana tahu ada keluarga yang mencari anggota keluarganya maka bisa mencari ke sini (posko) dengan membawa data valid dan kami lebih sarankan apabila ada yang mencari untuk datang ke posko karena kalau lewat telepon rawan miskomunikasi," tambahnya.
Baca juga: 22 Korban Erupsi Gunung Marapi Sudah Teridentifikasi, 1 Masih Dievakuasi
Lihat Juga :