Evaluasi Hari Kedua, PT KAI Ubah Perjalanan Kereta Luar Biasa

Jum'at, 15 Mei 2020 - 01:50 WIB
loading...
Evaluasi Hari Kedua,...
Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Memasuki hari ketiga pengoperasian Kereta Api Luar Biasa (KLB), PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengubah jadwal operasi dari sebelumnya per hari menjadi dua hari sekali. Kegiatan ini akan dimulai 15 Mei 2020 .

“Jadwal ini menyesuaikan dengan perkembangan dan evaluasi di lapangan setelah dua hari pengoperasian,” ujar VP Public Relations PT KAI Joni Martinus, Kamis (14/5/2020).

Sebelumnya, 29 penumpang terpaksa gagal berangkat menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB). Mereka diketahui tidak memenuhi persyaratan. (Baca juga: Kereta Luar Biasa, Ketika Penumpang KA Seolah Jadi Raja)

Joni melanjutkan selama dua hari operasi KLB, PT KAI telah melayani 148 penumpang dengan rincian 62 orang di hari pertama dan 86 penumpang di hari kedua. Okupansi pada dua hari pengoperasian hanya kurang dari 10% dari total kapasitas kereta.

Melihat kondisi demikian, mulai 15 Mei 2020 KAI sendiri akan mengurangi frekuensi perjalanan KLB. Artinya, KLB dari arah Surabaya hanya beroperasi setiap tanggal genap, sementara KLB dari arah Jakarta dan Bandung akan beroperasi setiap tanggal ganjil.

Sementara kepada penumpang yang telah membeli tiket dan perjalanan KLB-nya dibatalkan, PT KAI akan menghubungi dan mengingatkan perubahan perjalanan menjadi tanggal selanjutnya.

Selain itu, penumpang diharuskan membuat surat izin dari posko satgas yang baru. Apabila penumpang tersebut memilih untuk membatalkan tiketnya, tiket dapat dibatalkan di aplikasi KAI Access atau loket stasiun dan uang tiket akan dikembalikan penuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Daop 1 Jakarta Tambah 9 Perjalanan Kereta Jarak Jauh
Momen Menteri Ara dan...
Momen Menteri Ara dan Hercules GRIB Debat Soal Penguasaan Lahan di Tanah Abang
Menteri Ara Ungkap Instruksi...
Menteri Ara Ungkap Instruksi Prabowo: Ambil Kembali Lahan Negara
Hadapi Krisis Geopolitik,...
Hadapi Krisis Geopolitik, Langkah Prabowo Bangun Kedaulatan Energi Dinilai Tepat
1,6 Juta Tiket Kereta...
1,6 Juta Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, PT KAI: Tujuan Yogyakarta Paling Banyak
Dirut KAI Tinjau Pengembangan...
Dirut KAI Tinjau Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional 12 Kereta Bogor Line
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
KA Cikuray Layani 2,2...
KA Cikuray Layani 2,2 Juta Penumpang, Hubungkan Garut-Jakarta
Rekomendasi
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Ciptakan 12 Lagu Rohani Baru untuk Konser Tehillim dari Perjalanan Kuliah S2 Teologi
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Khasiat Luar Biasa Madu,...
Khasiat Luar Biasa Madu, Obati Luka Bakar hingga Atasi Diabetes
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved