PSBB Jawa-Bali Bisa Tekan Kasus Covid-19, asal...

Jum'at, 08 Januari 2021 - 12:40 WIB
loading...
PSBB Jawa-Bali Bisa...
Pemotor melintas di jalan dengan latar mural terkait Covid-19 di kawasan Bukit Duri, Jakarta. Foto/SINDOnews/Adam Erlangga
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Darul Siska meyakini PSBB Jawa-Bali bisa sekitar 90 % menekan kasus Covid-19 jika didukung penuh oleh masyarakat. Sebab, kata dia, masyarakat yang paling menentukan keberhasilan PSBB Jawa-Bali itu.

"Kalau masyarakat sadar dan mendukung penuh Insya Allah mendekati 90 %," ujar Darul Siska kepada SINDOnews, Jumat (8/1/2021).

Diketahui, pemerintah telah memutuskan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat di Jawa dan Bali mulai 11-25 Januari 2021. Selain PSBB Jawa Bali, menurut dia, pemerintah perlu segera melakukan vaksinasi sebanyak-banyaknya untuk menekan kasus Covid-19.

(Baca juga: Haedar Nashir: Roda Kehidupan Memang Harus Berjalan, tapi Jangan Pakai Standar Normal ).

Darul Siska pun mengimbau masyarakat untuk banyak berdoa dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. "Dan laksanakan protokol kesehatan secara penuh," ujar legislator asal Daerah Pemilihan Sumatera Barat I ini.

Ada beberapa aktivitas masyarakat yang dibatasi dalam penerapan PSBB Jawa-Bali itu. Salah satunya, membatasi tempat kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75%, dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.

(Baca juga: PPKM Jawa-Bali, Polda Metro: Yang Perlu Diawasi Adalah Kantor-kantor ).

Kemudian, kegiatan belajar mengajar harus secara daring atau online. Selanjutnya, kegiatan di tempat ibadah tetap dapat dilaksanakan, namun dengan pembatasan kapasitas sebesar 50%, serta penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Lalu, kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dihentikan sementara.

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Libur Nataru,...
Jelang Libur Nataru, Wapres Pastikan Pemerintah Monitor Kenaikan Kasus Covid-19
Covid-19 Per 29 Maret...
Covid-19 Per 29 Maret 2023, Bertambah 580 Kasus dan 3 Orang Meninggal
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 263, Meninggal 5 Orang
Pemerintah Gunakan 2...
Pemerintah Gunakan 2 Strategi Cegah Covid-19 Meningkat
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 241, Meninggal 4 Orang
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 248, Meninggal 5 Orang
China Ungkap Hampir...
China Ungkap Hampir 60.000 Kematian Akibat Covid-19 Sejak Desember
Pemprov DKI Wajibkan...
Pemprov DKI Wajibkan Masyarakat Gunakan Masker di Transportasi Umum
PPKM Dicabut, Dinkes...
PPKM Dicabut, Dinkes Bekasi: Kita Senang, tapi Masker-Jaga Jarak Jangan Ditinggalkan
Rekomendasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Berita Terkini
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Infografis
Badak Jawa, Satwa Langka...
Badak Jawa, Satwa Langka Asal Indonesia yang Terancam Punah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved