Peta Berubah, Sandi Akan Jadi Lawan Anies di Pilpres 2024?

Minggu, 03 Januari 2021 - 14:30 WIB
loading...
A A A
Adapun dukungan PKS karena pertimbangan kesamaan ideologi dan kedekatan. Sejak di Pilgub DKI 2017, partai ini memang sudah mengusung Anies. Jika Nasdem dan PKS mengusung Anies akan menarik karena dengan sendirinya akan melibatkan dua tokoh senior sebagai king maker, yakni Surya Paloh dan Jusuf Kalla. Paloh merupakan ketua umum NasDem, sedangkan JK dikenal dekat dengan Anies, termasuk berada di belakang layar saat Anies memenangi Pilgub DKI.

(Baca juga : Pernyataan Sikap KAMI Se-Jawa: Maklumat Kapolri Bentuk Penyalahgunaan Wewenang )

Sementara Sandi berpeluang nyapres setelah dia menerima jabatan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif di kabinet Jokowi. Tentu bukan semata jabatan menteri yang membuat Sandi berubah arah dan berbalik mendukung Jokowi yang dulu jadi lawannya di Pilpres 2019.

Sandi punya kalkulasi politik. Semua sudah dihitung dengan matang. Jika maju di pilpres dengan posisi sebagai oposan itu akan berat baginya. Pilihan realistis adalah bergabung ke Pemerintah Jokowi meski dengan risiko ditinggalkan pemilihnya saat Pemilu 2019. Risiko lainnya adalah dia harus bersaing dengan Prabowo yang notabene adalah ketua umum Gerindra.

“Sandi memerlukan eksistensi. Kalau dia mengambil posisi oposisi pada situasi politik yang powerfull di tangan presiden, akan rugi. Maka diambillah peluang memteri itu, sebagai running politiknya ke depan,” ujar pengamat komunikasi politik dari Universitas Airlangga Suko Widodo, kepada SINDONews, Minggu (3/1/2021).(Baca juga: Sandiaga Uno Masuk Kabinet, Menteri yang Bakal Bertarung di Pilpres 2024 Bertambah )

Masuknya Sandi ke dalam koalisi pemerintahan Jokowi memang menarik karena bisa mengubah peta politik menjelang Pilpres 2024. Koalisi PDIP dan Partai Gerindra bisa jadi akan menjadikan duet Puan Maharani-Sandi sebagai opsi baru menyusul elektabilitas Prabowo Subianto yang meredup.
Peta Berubah, Sandi Akan Jadi Lawan Anies di Pilpres 2024?

Tadinya, koallisi PDIP-Gerindra disebut-sebut menyiapkan Prabowo Subianto dengan Puan Maharani yang saat ini menjabat ketua DPR. Namun, belum apa-apa komposisi calon presiden dan calon wakil presiden (capres -cawapres) yang disiapkan PDIP-Gerindra tersebut terancam ambyar.

Berdasarkan hasil survei SMRC, hanya sekitar 50% pemilih Gerindra pada Pileg 2019 yang akan memilih Prabowo seandainya pilpres dilakukan saat survei berlangsung (Desember 2020). Sebanyak 39% pemilih Prabowo pada Pilpres 2019 yang menyatakan akan memilih Prabowo.

Dari pihak PDIP, selain Puan, nama Ganjar Pranowo juga disebut-sebut berpeluang diusung. Belakangan nama politikus PDIP tersebut mencuat lantaran memiliki elektabilitas tertinggi berdasarkan survei. Karena itu pula saat ini muncul usulan agar koalisi PDIP-Gerindra mengusung Ganjar-Sandi dengan perhitungan akan lebih mudah menang. Keduanya sama-sama dinilai mudah untuk diterima pemilih, terutama kalangan muda.

Tapi apakah Sandi akan mendapat restu Prabowo maju di pilpres, terutama jika mantan Danjen Kopassus tersebut masih ingin maju bertarung untuk yang keempat kalinya? Menurut Suko, Sandi tidak punya jaminan itu, namun paling tidak dengan masuk bergabung ke pemerintahan, dia menjaga kansnya tetap terbuka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Sandination Academy...
Sandination Academy dan YIS Dampingi 50 Brand dalam Offline Mentoring Rocket Incubation 2026
Rekomendasi
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Berita Terkini
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved