Jalan Terjal Anies, Ridwan Kamil, dan Ganjar Menuju Pilpres 2024

Jum'at, 01 Januari 2021 - 07:12 WIB
loading...
A A A
"Jadi tidak ada pilkada pada tahun 2022 dan 2023 jika melihat peraturan yang ada di UU Nomor 10 tahun 2016. Artinya tidak ada pilkada gubernur di daerah strategis seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," ujar Qodari menjawab pertanyaan moderator tentang dinamika politik 2021 dalam webinar Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) yang bertajuk 'Indonesia’s Economic and Political Outlook 2021', Kamis (17/12/2020).

Akan tetapi, lanjut dia, kemungkinan di tahun 2021 akan ada pembahasan mengenai revisi Undang-undang (UU) Pilkada dan Pemilu oleh DPR. Isu yang akan dibahas di antaranya terkait kemungkinan akan diadakan lagi pilkada tahun 2022 dan 2023.

Untuk diketahui, DPR RI saat ini tengah membahas RUU Pemilu yang kemungkinan berdampak pada pencabutan sejumlah UU terkait kepemiluan, termasuk UU Nomor 10 Tahun 2016.

Terlepas dari aturan di atas, tak dipungkiri saat ini panggung politik Ganjar, Anies, dan Ridwan Kamil terbuka lebar karena ketiganya masih menyandang status sebagai kepala daerah. Terlebih, kinerja kepala daerah di masa pandemi Covid-19 kerap menjadi sorotan publik. Tapi, di saat bersamaan juga mendapat durian runtuh berupa insentif elektoral.

(Baca juga: Ganjar Pranowo Kian Melejit, Cak Imin Ramaikan Bursa Calon Presiden 2024 ).

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menyatakan bahwa panggung politik nasional bagi kepala daerah cukup terbuka lebar saat ini. Fadhli menduga, era ini sudah dimulai sejak Joko Widodo (Jokowi) berhasil ke panggung nasional sebagai Presiden dengan 'jembatan' menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Jadi menurutku nggak seekstrem-ekstrem amat mereka (Ganjar, Anies, dan Ridwan Kamil) bakal nganggur, nggak punya panggung politik, kalau sudah berhenti (jadi gubernur). Malah ketiganya punya banyak waktu (untuk) manuver, mengukur, menjaga ritme elektoral mereka," ujar Fadhli kepada SINDOnews, Kamis (31/12/2020).

Fadhli meyakini, Ganjar, Anies, dan Ridwan Kamil akan tetap memiliki daya magnet elektoral bagi partai-partai politik, meski mereka tak lagi mememiliki jabatan politik yang strategis. Ia percaya, kinerja dan klaim keberhasilan ketiganya sebagai kepala daerah akan tetap 'termemori' di ingatan masyarakat.

"Nah, pertanyaannya kemudian siapa yang bisa mengawal, menganalisasi ingatan publik, ya partai politik. Parpol punya fungsi di situ, supaya publik tidak lupa, oh selain ada pemilik partai, ada juga loh Ganjar, Ridwan, Anies. Termasuk nanti potret dari (lembaga) survei yang bantu," ujarnya.

(Baca juga: Selalu Kalah Jadi Penyebab Prabowo Tak Diminati di Pilpres 2024 ).

Menurut Fadhli, sejauh ini hanya Ganjar Pranowo yang dapat dikatakan sebagai kader partai. Sedangkan, Anies dan Ridwan Kamil kemungkinan menjadi rebutan partai politik. "Untuk Ganjar juga harus melewati 'jalan pedang' karena di sana (PDIP) ada Mbak Puan sebagai representasi trah Bung Karno sekaligus anak biologis Megawati. Anies nggak punya partai, tapi Gerindra kalau Prabowo nggak maju lagi ya, kemungkinan dorong Sandi. Ridwan mungkin yang bebas transfer," ujar analis politik asal UIN Jakarta ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Rekomendasi
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Berita Terkini
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Infografis
Jalan Terjal dan Comeback-nya...
Jalan Terjal dan Comeback-nya Donald Trump Menjadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved