Demokrasi Indonesia di 2021 Bakal Menghadapi Tantangan Berat
Kamis, 31 Desember 2020 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Ahli sosiologi dari UNJ Robertus Robert, menegaskan kalau demokrasi baru tumbuh apabila ada partisipasi warga negara. Karena itu, memperkuat dan menyehatkan partai politik merupakan bagian penting dalam demokrasi. Dalam dua tahun terakhir, civil society sudah mulai siuman sejak adanya polarisasi akibat Pilpres 2019.
(Baca juga : Menunda-nunda Waktu Salat, Musibah Besar Kaum Perempuan )
Kepala Pemberitaan Korporat Tempo Media Arif Zulkifi juga mengingatkan pers menghadapi tantangan berat pada 2021. Mobilitas dan cara kerja dunia pers terbatasi oleh pandemi. Pers juga bekerja di bawah ancaman kriminalisasi melalui UU ITE, dan serangan dari pihak-pihak anti demokrasi berupa doxing dan hacking. Situasi pandemi juga menekan industri media dari sisi ekonomi.
(Baca juga : Prabowo Tak Boleh Alergi Duetkan Ganjar-Sandi di Pilpres 2024 )
Di dalam kalangan pers sendiri, belum ada pemahaman yang seragam tentang konsistensi media di tengah masyarakat yang terbelah. Dalam kasus penembakan anggota FPI, misalnya, Arief menegaskan koridor nilai-nilai kemanusiaan mesti menjadi pegangan bersama, terlepas para korbannya punya ideologi dan pandangan politik seperti apa.
(Baca juga : Menunda-nunda Waktu Salat, Musibah Besar Kaum Perempuan )
Kepala Pemberitaan Korporat Tempo Media Arif Zulkifi juga mengingatkan pers menghadapi tantangan berat pada 2021. Mobilitas dan cara kerja dunia pers terbatasi oleh pandemi. Pers juga bekerja di bawah ancaman kriminalisasi melalui UU ITE, dan serangan dari pihak-pihak anti demokrasi berupa doxing dan hacking. Situasi pandemi juga menekan industri media dari sisi ekonomi.
(Baca juga : Prabowo Tak Boleh Alergi Duetkan Ganjar-Sandi di Pilpres 2024 )
Di dalam kalangan pers sendiri, belum ada pemahaman yang seragam tentang konsistensi media di tengah masyarakat yang terbelah. Dalam kasus penembakan anggota FPI, misalnya, Arief menegaskan koridor nilai-nilai kemanusiaan mesti menjadi pegangan bersama, terlepas para korbannya punya ideologi dan pandangan politik seperti apa.
(cip)
Lihat Juga :