Partai Gelora Indonesia Tancap Gas, Partai Ummat Deklarasi Tahun Depan

Kamis, 31 Desember 2020 - 09:32 WIB
loading...
Partai Gelora Indonesia...
Partai Gelora Indonesia Tancap Gas, Partai Ummat Deklarasi Tahun Depan. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Sepanjang 2020 ini, ada dua partai baru sempalan dari partai yang telah eksis, yang mendapat sorotan. Dua partai tersebut adalah Partai Gelora Indonesia dan Partai Ummat .

Partai Gelora Indonesia diketahui didirikan para mantan petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seperti Anis Matta , Fahri Hamzah , dan Mahfuz Sidik. Partai Gelora Indonesia didirikan pada 28 Oktober 2019, ditandai dengan lahirnya Piagam Pendirian Partai Gelora Indonesia.

Pada 10 November 2019, dilakukan pelantikan pimpinan 34 DPW Partai Gelora Indonesia. Pada Tahun 2020, tepatnya 31 Maret 2020, Partai Gelora Indonesia mendaftar ke Kementerian Hukum dan HAM.

Selanjutnya, pada 19 Mei 2020, keluarlah SK Menkumham tentang Badan Hukum Parpol Gelombang Rakyat Indonesia. Dan, pada 2 Juni 2020, Partai Gelora Indonesia resmi menerima SK Badan Hukum dari Kemenkumham tersebut.

(Baca juga: Fahri Hamzah Kritik Mahfud MD: Kekuasaan Tak Pernah Bisa Bertahan ).

Sorotan publik pun kemudian tertuju kala para petinggi Partai Gelora Indonesia datang ke Istana dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Juli 2020. Kunjungan perdana ini ditujukan untuk silaturahmi setalah disahkan menjadi partai politik.
Partai Gelora Indonesia Tancap Gas, Partai Ummat Deklarasi Tahun Depan

"Alhamdulillah kami baru saja bertemu dengan Bapak Presiden Jokowi. Kami meminta pertemuan ini setelah kami dari Partai Gelora resmi sebagai partai politik telah mendapatkan pengesahan dari Kemenkumham, sehingga kami merasa perlu melakukan silaturahim pertama kali dengan Bapak Presiden," jelas Anis Matta, kala itu.

Langkah politik Partai Gelora Indonesia tak berhenti di situ. Pada Pilkada 2020, partai ini tancap gas dan menyebur terlibat dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. Meski belum berhak mengusung calon kepala daerah lantaran merupakan partai politik baru, Partai Gelora Indonesia berpartisipasi di 205 pilkada dari total 270 daerah yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020.

Berdasarkan data Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora Indonesia, Partai Gelora telah mencapai kemenangan di 117 dari 205 pilkada yang diikuti atau 57 persen. Kemenangan itu, antara lain didapat dalam Pilkada Kota Medan (Sumatera Utara), Tangerang Selatan (Banten), dan Makassar (Sulawesi Selatan).

Berbeda dengan Partai Gelora Indonesia yang telah mendapat SK Menkumham dan telah meramaikan Pilkada Serentak 2020, Partai Ummat yang didirikan mantan Ketua MPR RI M Amien Rais dan sejumlah eks politikus Partai Amanat Nasional (PAN), hingga saat ini baru diumumkan alias belum dideklarasikan secara resmi.

(Baca juga: Duet Gatot-Hanafi Tidak Ideal untuk Partai Ummat, Gatot-Sandi Lebih Mantap ).

Informasi tentang keberadaan Partai Ummat ini bahkan disampaikan secara bertahap. Setelah pada Juli 2020 mengaku dikeluarkan dari PAN, pada 10 September 2020 Amien Rais mengumumkan mendirikan partai baru. Kala itu dia belum menyebut nama partai. Dia hanya bilang, partai baru tersebut berasaskan Islam rahmatan lil'alamin.
Partai Gelora Indonesia Tancap Gas, Partai Ummat Deklarasi Tahun Depan

Foto/Istimewa

"Saya dan beberapa sahabat saya dari berbagai kalangan telah bersepakat bulat segera mendeklarasikan sebuah partai baru. Nah, sebagai informasi dan kesepakatan itu bisa saya sampaikan di sini terutama soal asas dan semboyan perjuangan yang akan membimbing aksi, kiprah, aktivitas, gerakan, gebrakan, perjuangan, dan pengorbanan kami semua. Asas partai adalah Islam rahmatan lil 'alamin," kata Amien Rais.

(Baca juga: Amien Rais Prediksi Jokowi Pilih Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri ).

Pada 1 Oktober 2020, Amien Rais akhirnya mengumumkan nama partai baru yang dibidaninya bersama kawan-kawannya. Namanya: Partai Ummat . "Partai Ummat Insya Allah bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan. Partai Ummat akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan semua aturan demokrasi universal," ujar Amien Rais.

Kemudian, partai yang memiliki slogan "Lawan Kezaliman" dan "Tegakkan Keadilan" ini meluncurkan logo partainya, Perisai Tauhid , pada Selasa, 10 November 2020. Sepekan kemudian, Mars Partai Ummat diluncurkan oleh Amien Rais. Namun, hingga kini, partai tersebut belum juga dideklarasikan secara resmi. Padahal, rencana awal Partai Ummat dideklarasikan pada Desember 2020. "Sepertinya tahun depan," kata Chandra Tirta Wijaya, salah satu loyalis Amien Rais, Rabu (30/12/2020).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Ummat Persilakan...
Partai Ummat Persilakan Pihak yang Keberatan Pernyataan Amien Rais Tempuh Jalur Hukum
Pakar Sebut Pernyataan...
Pakar Sebut Pernyataan Amien Rais Bisa Timbulkan Gejolak di Masyarakat
SK Pengurus Partai Ummat...
SK Pengurus Partai Ummat Tak Kunjung Disahkan, Aznur Syamsu Imbau Kader Tak Terprovokasi
Fahri Hamzah Minta Elite...
Fahri Hamzah Minta Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Saiful Mujani: Dunia Lagi Memerlukan Kita untuk Kompak Bersatu
Jelang Akhir 2025, Kapolri...
Jelang Akhir 2025, Kapolri Minta Maaf dan Komitmen Lakukan Perbaikan
Kapolda NTT: Gangguan...
Kapolda NTT: Gangguan Keamanan Turun, Pengungkapan Perkara Naik Sepanjang 2025
Partai Gelora Resmi...
Partai Gelora Resmi Mendukung, Kekuatan Khofifah-Emil Menangkan Pilgub Jatim Bertambah
Tutup 2023, Ira Wibowo...
Tutup 2023, Ira Wibowo Ajak Ibunda Berziarah ke Makam sang Ayah
Rekomendasi
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Jerman Tersingkir, Klopp...
Jerman Tersingkir, Klopp Masuk Radar Der Panzer
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Berita Terkini
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved