Iuran BPJS Naik Lagi, AHY: Masyarakat Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga

Kamis, 14 Mei 2020 - 14:27 WIB
loading...
Iuran BPJS Naik Lagi,...
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat kecewa kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan . Demokrat meminta pemerintah menggunakan cara lain untuk menutup defisit keuangan.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyayangkan kenaikan tarif BPJS Kesehatan di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Saat ini masyarakat, lanjut dia, sangat membutuhkan jaminan fasilitas kesehatan.

“Sementara pandemi juga menciptakan peningkatan pengangguran dan angka kemiskinan. Masyarakat ibarat sudah jatuh, tertimpa tangga pula,” cuitnya melalui akun twitter @AgusYudhoyono, Kamis (14/5/2020).

Agus membandingkan dengan proyek infrastruktur yang dananya bisa ditalangi. Bukan rahasia lagi, Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) sangat mengedepankan pembangunan yang bersifat fisik. Maka, menurut Agus, negara pasti bisa lebih memprioritaskan kesehatan rakyat saat ini.

“Kami yakin pemerintah bisa merealokasikan anggaran pembangunan infrastruktur yang belum mendesak. Itu untuk menutupi kebutuhan Rp20 triliun bagi BPJS Kesehatan,” ujarnya. (Baca juga: Menag Ajak Umat Terus Berdoa agar Covid-19 Segera Berakhir )

Putra sulung SBY itu memahami kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang terus mengalami defisit. Namun, kenaikan iuran hanya salah satu cara mengurangi defisit.Partai Demokrat menawarkan metode lain untuk menyehatkan BPJS Kesehatan, yakni perbaikan tata kelola.

Agus menyarankan dilakukan evaluasi dan audit terhadap peserta BPJS Kesehatan. Nantinya, masyarakat yang paling membutuhkan diprioritaskan untuk mendapatkan manfaatnya. “BPJS Kesehatan dibuat agar negara hadir dalam menjaga kualitas kesehatan rakyat. Terutama, di tengah krisis kesehatan dan tekanan ekonomi saat ini. Kita harus memprioritaskan jaminan kesehatan untuk masyarakat,” tuturnya.

Seperti diketahui, pemerintah kembali menaikan iuran untuk peserta mandiri Kelas I dari Rp80.000 menjadi Rp150.000. Sedangkan, kelas II dari Rp51.000 menjadi Rp100.000.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
Perkuat Layanan Canggih,...
Perkuat Layanan Canggih, BPJS Mudahkan Peserta Berobat
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Rekomendasi
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved