Vaksin Sinovac di Turki 91,25% Efektif Lawan COVID-19, Bagaimana dengan Indonesia?
Jum'at, 25 Desember 2020 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
"Emergency Use Authorization itu dikeluarkan manakala data hasil uji klinik telah siap, telah tersedia oleh peneliti dan Biofarma sebagai produsennya dan diserahkan kepada Badan POM. Dan Badan POM akan mengevaluasinya," katanya.
Saat ini, kata Lucia, para peneliti sedang melakukan analisis dan finalisasi tahap akhir. "Nah, saat ini peneliti sedang melakukan analisis dan finalisasi tahap akhir dari proses untuk pemberian emergency tersebut ya."
Meskipun begitu, Lucia tidak bisa menentukan kapan UEA akan dikeluarkan. "Jadi, kami tidak bisa menentukan kapannya. Karena sampai saat ini kami belum menerima data tersebut. Itu tergantung dari penyelesaian uji klinik yang dilakukan oleh peneliti di Bandung. Dan juga peneliti di Brazil, yang juga melakukan uji klinik vaksin Sinovac dengan protokol yang sama sehingga disebut multicenter study. Jadi menggabungkan hasil studinya," katanya.
Saat ini, kata Lucia, para peneliti sedang melakukan analisis dan finalisasi tahap akhir. "Nah, saat ini peneliti sedang melakukan analisis dan finalisasi tahap akhir dari proses untuk pemberian emergency tersebut ya."
Meskipun begitu, Lucia tidak bisa menentukan kapan UEA akan dikeluarkan. "Jadi, kami tidak bisa menentukan kapannya. Karena sampai saat ini kami belum menerima data tersebut. Itu tergantung dari penyelesaian uji klinik yang dilakukan oleh peneliti di Bandung. Dan juga peneliti di Brazil, yang juga melakukan uji klinik vaksin Sinovac dengan protokol yang sama sehingga disebut multicenter study. Jadi menggabungkan hasil studinya," katanya.
(abd)
Lihat Juga :