Polisi Cek Seluruh Makanan yang Dikirim Keluarga untuk Habib Rizieq

Kamis, 24 Desember 2020 - 10:05 WIB
loading...
Polisi Cek Seluruh Makanan yang Dikirim Keluarga untuk Habib Rizieq
Petugas kepolisian sedang mengecek tekanan darah Habib Rizieq di ruang tahanan Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya melakukan security food atau pengecekan terhadap seluruh makanan yang dibawa untuk Habib Rizieq Shihab selama mendekam di tahanan. Termasuk, makanan yang dikirim dari pihak keluarga Habib Rizieq.

"Semua makanan yang dibawa oleh keluarga maupun yang diberikan oleh pihak kepolisian dilakukan security food sebelum diberikan kepada Rizieq," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Kamis (24/12/2020).

Lebih lanjut, kata Argo, security food yang dilakukan oleh Bidokkes Polda Metro Jaya disaksikan langsung oleh para pembawa makanan. Hal itu dilakukan untuk memastikan makanan yang d habib rizieq ikirim untuk Habib Rizieq bebas dari bahaya. (Baca juga: Beredar Surat dari PTPN VIII, Desak Ponpes Habib Rizieq di Megamendung Dikosongkan )

"Memenuhi standart apa tidak, disaksikan langsung oleh yang bawa saat dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Tidak hanya itu, Bidokkes juga melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kesehatan Habib Rizieq selama berada di dalam tahanan.

Sekadar informasi, Ditreskrimum Polda Metro Jaya resmi menahan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab pada Minggu dini hari, 13 Desember 2020. Habib Rizieq ditahan sekitar pukul 00.22 WIB setelah menjalani pemeriksaan selama 13 jam.

Habib Rizieq Shihab merupakan tersangka kasus kerumunan dan penghasutan. Habib Rizieq akan ditahan untuk masa penahanan pertamanya selama 20 hari ke depan sejak 12 hingga 31 Desember 2020 yang akan datang. (Baca juga: Habib Rizieq Kembali Jadi Tersangka, Kali Ini Kasus Kerumunan di Megamendung )

Dalam kasus ini, Rizieq dijerat Pasal 160 dan 216 KUHP. Pasal 160 KUHP sendiri berisi tentang Penghasutan untuk Melakukan Kekerasan dan Tidak Menuruti Ketentuan Undang-Undang, dengan ancaman enam tahun penjara.

(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1530 seconds (11.252#12.26)