Vaksin Sinovac Jadi Pertama Didatangkan ke Indonesia, Ini Penjelasan BPOM
Selasa, 22 Desember 2020 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Petimbangan pertama yakni kemungkinan untuk mendapatkannya. “Diantaranya, pertama kemungkinan kita mendapatkannya. Kita tahu itu vaksin-vaksin yang saat ini sudah ada, yang dari negara-negara Barat baik yang dari Amerika atau dari Eropa, mereka sudah melakukan pembayaran dimuka atau ijon ya, manakala vaksin itu dikembangkan,” jelas Lucia.
Manakala vaksin Pfizer yang dikembangkan oleh Amerika dan Eropa, kata Lucia, maka sudah pasti jatah vaksinnya hanya untuk diprioritaskan di negara yang membuat vaksin tersebut. “Dan kita lihat kecepatan pembuatan vaksin tersebut juga tidak bisa cepat, juga tidak bisa memenuhi semua. Jadi itu menjadi salah satu faktor,” terangnya.
Kedua, kata Lucia adalah adanya kesempatan untuk melakukan transfer teknologi dari vaksin Sinovac. “Sehingga nantinya akan bisa diproduksi di Biofarma. Dan itu sudah menjadi salah satu pertimbangan.” (Baca juga:Imunitas Vaksin Sinovac Disoal, Satgas: Waspadai Persaingan Perusahaan Vaksin)
“Jadi yang lainnya juga banyak pertimbangan-pertimbangan, Saya tidak bisa semuanya menjawab karena Badan POM dalam hal ini ditugaskan untuk mengevaluasi vaksin-vaksin yang ditunjuk oleh pemerintah apakah ini aman, berkhasiat dan bermutu untuk layak diberikan kepada masyarakat,” papar Lucia.
Manakala vaksin Pfizer yang dikembangkan oleh Amerika dan Eropa, kata Lucia, maka sudah pasti jatah vaksinnya hanya untuk diprioritaskan di negara yang membuat vaksin tersebut. “Dan kita lihat kecepatan pembuatan vaksin tersebut juga tidak bisa cepat, juga tidak bisa memenuhi semua. Jadi itu menjadi salah satu faktor,” terangnya.
Kedua, kata Lucia adalah adanya kesempatan untuk melakukan transfer teknologi dari vaksin Sinovac. “Sehingga nantinya akan bisa diproduksi di Biofarma. Dan itu sudah menjadi salah satu pertimbangan.” (Baca juga:Imunitas Vaksin Sinovac Disoal, Satgas: Waspadai Persaingan Perusahaan Vaksin)
“Jadi yang lainnya juga banyak pertimbangan-pertimbangan, Saya tidak bisa semuanya menjawab karena Badan POM dalam hal ini ditugaskan untuk mengevaluasi vaksin-vaksin yang ditunjuk oleh pemerintah apakah ini aman, berkhasiat dan bermutu untuk layak diberikan kepada masyarakat,” papar Lucia.
(kri)
Lihat Juga :