Soal Sanksi bagi Penolak Vaksinasi, Begini Penjelasan Jubir Vaksinasi

Selasa, 22 Desember 2020 - 12:24 WIB
loading...
Soal Sanksi bagi Penolak...
Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lucia Rizka Andalusia mengatakan saat ini masih belum ada sanksi bagi masyarakat yang menolak vaksinasi.

"Saya rasa tidak ada sanksi ya sampai saat ini. Sejauh ini tidak ada sanksi kepada orang yang tidak mau divaksin," ungkap Lucia pada dialog Literasi Vaksin Covid-19 secara virtual, Selasa (22/12/2020).

Namun, Lucia menegaskan Kementerian Kesehatan yang bisa menjawab terkait ada atau tidak sanksi bagi masyarakat yang menolak vaksinasi Covid-19 . "Terkait sanksi pada orang yang tidak mau di vaksin, nah ini, saya mohon maaf tidak bisa menjawab karena ini kewenangan dari Kementerian Kesehatan."

Saat ini, tegas Lucia, pihaknya masih terus mengupayakan edukasi dan imbauan agar masyarakat mau untuk dilakukan vaksinasi Covid-19 . "Hanya kita melakukan edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Tapi ini adalah kewenangan dari Kementerian Kesehatan yang melakukan program vaksinasi," tegasnya.

Selain itu, Lucia menegaskan bahwa dalam program vaksinasi massal adalah menjadi tanggung jawab oleh pemerintah. Sehingga, masyararakat diharapkan tidak khawatir terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) vaksinasi Covid-19 .

(Baca juga: Mutasi Covid-19 Menyebar, Dunia Isolasi Inggris ).

"Dalam peraturannya, KIPI atau kejadian ikutan pascaimunisasi yang terjadi karena program imunisasi atau vaksinasi massal, atau vaksinasi nasional ini menjadi tanggung jawab pemerintah," tegas Lucia.

Lucia juga menjelaskan pemerintah telah merancang tahapan program vaksinasi Covid-19. "Tahapan yang dirancang pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19 , pertama adalah bahwa program vaksinasi ini diberikan pada orang dengan usia 18 sampai 59 tahun sebagai prioritas. Karena pada usia tersebut adalah usia produktif. Dan orang mempunyai banyak aktivitas, orang banyak beraktivitas pada kelompok usia tersebut," katanya.

(Baca juga: Sanksi Denda Rp5 Juta untuk Penolak Vaksinasi Covid-19 Digugat ke MA ).

Selain itu, kata Lucia, vaksin yang tersedia saat ini uji kliniknya baru terbatas pada orang dengan usia dari usia 18 sampai 59 tahun. "Tetapi tidak menutup kemungkinan nanti kita akan ada uji klinik lagi untuk usia di atas tersebut," ungkapnya.

Kemudian terkait dengan populasinya siapa saja, Lucia mengatakan tentunya orang-orang yang rentan. "Orang-orang yang rentan terpapar misalnya frontliner, guru, tenaga kesehatan dulu karena kita tahu tenaga kesehatan hal ini sangat erat terpapar Covid-19 ini," tegas Lucia.

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Cegah Pneumonia, Vaksin...
Cegah Pneumonia, Vaksin PCV 13 Siap Didistribusikan
Mulai 2024 Vaksin Covid-19...
Mulai 2024 Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Yerry Tawalujan Berharap Harganya Terjangkau Peserta BPJS
Bangkit Kembali dari...
Bangkit Kembali dari Bencana: Mengapa Indonesia Harus Terus Mengimunisasi Setiap Anak?
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Berita Terkini
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved