PAN-Demokrat Berhasrat Masuk Kabinet, Pengamat: Silakan Saja, Oposisi Cukup Rakyat

Senin, 21 Desember 2020 - 07:39 WIB
loading...
PAN-Demokrat Berhasrat...
Kalau semua partai politik bergabung dengan koalisi pemerintahan dengan masuk kabinet, maka rakyat akan menjadi oposisi langsung. Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu reshuffle kabinet muncul setelah dua kursi menteri kosong. Dua kursi itu adalah Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Sosial.

Kursi Menteri Kelautan dan Perikanan lowong setelah Edhy Prabowo menjadi tersangka dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster. Sementara kursi Menteri Sosial ditinggalkan Juliari Batubara setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap bansos Covid-19. Keduanya kini telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

Direktur Eksekutif Lembaga Emrus Corner, Emrus Sihombing berpendapat pemerintah boleh merangkul semua partai politik untuk masuk kabinet.

"Saya kira kalau memang PAN ingin bagian dari koalisi pemerintah, saya kira tidak ada salahnya presiden memberikan jabatan menteri kepada kader PAN minimal satu kursi," ujar Emrus kepada SINDOnews, Senin (21/12/2020).

(Baca: Momentum Reshuffle Kabinet Jokowi)

Begitu juga dengan Partai Demokrat. "Katakanlah Demokrat, enggak apa-apa dirangkul aja, beri saja itu misalnya katakanlah kursi menteri tertentu tentu menggantikan menteri-menteri yang tidak produktif," ujar pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Partai Demokrat Ancam...
Partai Demokrat Ancam Gugat Trump Terkait Perang Iran
Rekomendasi
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Berita Terkini
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved