Ridwan Kamil Serang Mahfud MD, Adakah Kaitannya dengan Reshuffle Kabinet?
Sabtu, 19 Desember 2020 - 09:35 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Drone Salah Satu Peringkat Ancaman Teratas, Menhub: Perlu Dibuat Aturan Khusus )
"Jika dibaca dalam perspektif analisis korelasi, pernyataan RK beririsan dengan sentimen kelompok tertentu yang tengah membidik Mahfud karena ketegasannya menghadapi kelompok radikal garis keras, meskipun konteks serangan RK lebih kepada soal diskresi kebijakan yang dibuat Mahfud dalam hal kepulangan Rizieq Shibab," kata Karyono kepada SINDOnews, Sabtu (19/12/2020).
(Untuk mengisi survei calon Presiden 2024 pilihan Anda, silakan klik di sini )
Lalu, adakah korelasinya antara pelbagai serangan terhadap Mahfud MD dengan wacana reshuffle kabinet yang sedang hangat saat ini? Karyono melihat, bisa ya, bisa tidak. Tetapi, sulit dipungkiri bahwa ada pihak yang menginginkan Mahfud MD dicopot dari posisinya sebagai Menko Polhukam.
"Tetapi prediksi saya, posisi Mahfud masih kuat karena pemerintahan Jokowi-Ma'ruf membutuhkan figur Mahfud yang moderat, tegas, dan berani menghadapi kelompok radikal. Di sisi lain, sosok Mahfud dipandang ideal dalam perspektif kepentingan supremasi sipil dan Hak Asasi Manusia (HAM)," ujarnya.
"Jika dibaca dalam perspektif analisis korelasi, pernyataan RK beririsan dengan sentimen kelompok tertentu yang tengah membidik Mahfud karena ketegasannya menghadapi kelompok radikal garis keras, meskipun konteks serangan RK lebih kepada soal diskresi kebijakan yang dibuat Mahfud dalam hal kepulangan Rizieq Shibab," kata Karyono kepada SINDOnews, Sabtu (19/12/2020).
(Untuk mengisi survei calon Presiden 2024 pilihan Anda, silakan klik di sini )
Lalu, adakah korelasinya antara pelbagai serangan terhadap Mahfud MD dengan wacana reshuffle kabinet yang sedang hangat saat ini? Karyono melihat, bisa ya, bisa tidak. Tetapi, sulit dipungkiri bahwa ada pihak yang menginginkan Mahfud MD dicopot dari posisinya sebagai Menko Polhukam.
"Tetapi prediksi saya, posisi Mahfud masih kuat karena pemerintahan Jokowi-Ma'ruf membutuhkan figur Mahfud yang moderat, tegas, dan berani menghadapi kelompok radikal. Di sisi lain, sosok Mahfud dipandang ideal dalam perspektif kepentingan supremasi sipil dan Hak Asasi Manusia (HAM)," ujarnya.
Lihat Juga :