Pernyataan Ridwan Kamil soal Mahfud MD Dinilai Patut Dipertimbangkan

Kamis, 17 Desember 2020 - 11:16 WIB
loading...
Pernyataan Ridwan Kamil...
Suasana di Bandara Soekarno-Hatta saat massa menjemput Habib Rizieq Shihab setibanya dari Arab Saudi. PKS berharap polisi juga meminta klarifikasi Menkopolhukam Mahfud MD dan Gubernur Banten Wahidin Halim. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pernyataan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang menuntut Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD bertanggungjawab atas kekisruhan kerumunan massa Front Pembela Islam (FPI) di sejumlah tempat dinilai perlu dipertimbangkan kepolisian. Tujuannya, agar ada kesamaan di hadapan hukum alias equality before the law.

"Saya kira pernyataan RK patut dipertimbangkan polisi agar ada kesamaan setiap orang di depan hukum," ujar anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Bukhori Yusuf kepada SINDOnews, Kamis (17/12/2020).

(Baca: ”Serangan” Ridwan Kamil terhadap Mahfud MD Logis, Begini Penjelasannya)

Ridwan Kamil telah menjalani pemeriksaan penyidik Ditreskrimum Polda Jabar pada Rabu (16/12/2020). Pria yang akrab disapa Emil itu diperiksa terkait kerumuman massa saat pentolan FPI Habib Rizieq Shihab mengunjungi Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Seusai pemeriksaan, Emil mengatakan seluruh kekisruhan terkait Habib Rizieq yang berlarut-larut dipicu oleh pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamaman (Menkopolhukam) Mahfud MD.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Mahfud MD Sebut Militeristik...
Mahfud MD Sebut Militeristik Tak Cocok di Polri, Pakar: Perlu untuk Lindungi Rakyat
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved