Soal Habib Rizieq, Legislator Ini Bilang Kang Emil Tak Etis Salahkan Mahfud MD
Rabu, 16 Desember 2020 - 20:10 WIB
loading...
Seusai diperiksa di Polda Jabar, Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK/kang Emil) malah menuding Menko Polhukam Mahfud MD sebagai penyebab rentetan kerumunan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Seusai diperiksa di Polda Jawa Barat (Jabar) terkait kasus kerumunan Habib Muhammad Rizieq Shihab (HRS/MRS) di Megamendung, Bogor beberapa waktu lalu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK/ kang Emil ) malah menuding Menko Polhukam Mahfud MD sebagai penyebab rentetan kerumunan yang terjadi akibat kedatangan Habib Rizieq Shihab. Karena, Mahfud yang mengizinkan penjemputan MRS.
(Baca juga: Kenapa Hanya Habib Rizieq, MUI Pertanyakan Polri Tak Proses Kerumunan Lain)
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai bahwa pernyataan Ridwan Kamil tersebut kurang tepat. Karena sebenarnya, Mahfud MD juga sudah mengingatkan para penjemput agar menjaga ketertiban yang seharusnya dilaksanakan.
(Baca juga: Ini Pernyataan Mahfud MD yang Dipersoalkan Ridwan Kamil Terkait Habib Rizieq)
"Anggapan yang menyebut bahwa MMD adalah penyebab dari kerumunan ini ya kurang tepat juga, karena Pak Mahfud sebagai Menko Polhukam kan kalau ditanya boleh atau enggak jemput, ya pasti boleh, tapi kan harus tertib," kata Sahroni kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/12/2020).
(Baca juga: Kenapa Hanya Habib Rizieq, MUI Pertanyakan Polri Tak Proses Kerumunan Lain)
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai bahwa pernyataan Ridwan Kamil tersebut kurang tepat. Karena sebenarnya, Mahfud MD juga sudah mengingatkan para penjemput agar menjaga ketertiban yang seharusnya dilaksanakan.
(Baca juga: Ini Pernyataan Mahfud MD yang Dipersoalkan Ridwan Kamil Terkait Habib Rizieq)
"Anggapan yang menyebut bahwa MMD adalah penyebab dari kerumunan ini ya kurang tepat juga, karena Pak Mahfud sebagai Menko Polhukam kan kalau ditanya boleh atau enggak jemput, ya pasti boleh, tapi kan harus tertib," kata Sahroni kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/12/2020).
Lihat Juga :