Daerah Diharapkan Sikapi Serius Peta Zonasi Risiko

Rabu, 16 Desember 2020 - 12:28 WIB
loading...
Daerah Diharapkan Sikapi...
Daerah Diharapkan Sikapi Serius Peta Zonasi Risiko
A A A
JAKARTA - Perkembangan peta zonasi risiko pada pekan ini belum menunjukkan hasil yang signifikan membaik. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito meminta semua daerah menyikapi secara serius perkembangan peta zonasi risiko dari minggu ke minggu.

Pada perkembangan Minggu ini, Wiku menyayangkan karena jumlah daerah yang masuk zona merah atau risiko tinggi meningkat menjadi 64 dari pekan sebelumnya sebanyak 47 kabupaten/kota.

"Ini tentunya harus disikapi secara serius. Ingat, zona risiko sedang bukan zona aman, sedikit lengah maka kabupaten/kota dapat berpindah ke zona yang lebih tinggi dan lebih berbahaya," ungkapnya saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (15/12/2020) sebagaimana disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. .

Perkembangan peta zonasi risiko minggu ini pun terlihat sama seperti tren yang terjadi sebelumnya, mayoritas kabupaten/kota masih merasa nyaman untuk berada di risiko sedang atau zona oranye. Jumlah daerah yang masuk zona oranye pekan ini jumlahnya pun meningkat menjadi 380 dari 371 kabupaten/kota pada pekan lalu.

Lalu pada zona kuning atau risiko rendah jumlah menurun menjadi 59 dari 84 kabupaten/kota pada pekan sebelumnya. Pada zona hijau tidak ada kasus baru meningkat menjadi 7 dari 6 kabupaten/kota pekan sebelumnya. Dan zona hijau tidak terdampak pun menurun jumlahnya menjadi 4 dari 6 kabupaten/kota pekan sebelumnya.

Wiku menyatakan, berdasarkan pemetaan pada zona risiko ini, dapat dilihat mayoritas kabupaten/kota di Indonesia berada di risiko sedang. Sedikit saja lengah, ia khawatir daerah-daerah tersebut dapat berpindah ke zona merah. Untuk mencegah hal itu, Wiku meminta upaya 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan) terus dimasifkan.

Dan penegakan disiplin protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat agar lebih digencarkan. Agar masyarakat menjadi disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Reisa Broto Asmoro:...
Reisa Broto Asmoro: Angka Kepatuhan Bermasker 93%
Pemerintah Didesak Evaluasi...
Pemerintah Didesak Evaluasi Sistem Zonasi Penerimaan Siswa Baru
Satgas Sebut 29 Kabupaten/Kota...
Satgas Sebut 29 Kabupaten/Kota Ini Masuk Zonasi Risiko Tinggi COVID-19
Pesan Lebaran Menaker...
Pesan Lebaran Menaker Ida: Jaga Keluarga dari Penyebaran Covid-19
Masyarakat di Daerah...
Masyarakat di Daerah Berzona Merah dan Oranye Wajib Salat Idul Fitri di Rumah
Banyak Masyarakat Belum...
Banyak Masyarakat Belum Patuhi Protokol Kesehatan Selama PPKM Jilid I
Disparbud Uji Coba Prokes...
Disparbud Uji Coba Prokes di Destinasi Wisata Berkonsep Alam
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Covid-19 di Daerah, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus
Ubah Perilaku 3M di...
Ubah Perilaku 3M di Wilayah Rentan Melalui Program HBCC
Rekomendasi
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved