Gugus Tugas Ungkap Sempat Sulit Peroleh Alkes untuk Tangani Covid-19

Rabu, 13 Mei 2020 - 13:02 WIB
loading...
A A A
"Saat itu kemudian di Indonesia mulai emerging, mulai terjadi penyebaran, kebutuhan-kebutuhan itu tidak serta merta telah disiapkan dengan cukup. Sehingga ini menjadi satu hal yang kemudian menjadi PR bagaimana kemudian antara kebutuhan dan suplai dan kebutuhan ini ketemu. Ini sangat memengaruhi penanganan Covid dilakukan. Jadi kebutuhan harus bisa dipenuhi," jelas Bambang. (Baca juga: Yayasan Hadji Kalla Serahkan Bantuan Alkes ke Gubernur Sulsel ).

Selain itu, Bambang mengatakan data kebutuhan alat kesehatan di daerah didapatkan dengan cepat. Sehingga Gugus Tugas bisa segera memenuhi kebutuhan alat kesehatan di lapangan. "Kemudian kita juga bisa mendapatkan data kebutuhan di lapangan secara cepat. Pada saat itu memang posisinya semua masih kaget, operasional penanggulangan Covid ini kan lebih banyak dijumpai di daerah pemerintah daerah. Dan kita semua pada saat bencana ini terjadi tidak serta merta siap dengan data yang komunikasi data cepat."

"Alhamdulillah penanganannya cepat, tapi harapannya datanya juga ingin cepat. Supaya kita bisa tahu rumah sakit mana yang butuh APD lebih banyak dan kemudian butuh reagen," tambah Bambang.

Bambang menjelaskan bahwa Gugus Tugas harus bekerja cepat dalam menangani Covid-19. "Kita harus cepat-cepat, karena kita akan bersaing cepet-cepetan sama Covid. Covid ini larinya lebih cepat dari kecepatan kita menangani. Ketika kita lambat maka penanganannya tentunya akan berpengaruh."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Kongkalikong...
KPK Ungkap Dugaan Kongkalikong terkait Mark Up Alkes
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Tekan Biaya Kesehatan,...
Tekan Biaya Kesehatan, Fraksi PKB Minta Alkes Dikeluarkan dari Pajak Barang Mewah
Bareskrim Tangkap 4...
Bareskrim Tangkap 4 Tersangka Investasi Alkes Bodong, Modusnya Bawa-bawa Pemerintah
Akselerasi Vaksin Booster,...
Akselerasi Vaksin Booster, Kapolri: Imunitas Warga Meningkat, Tekan Laju Covid-19
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Varian JN.1 Picu Lonjakan...
Varian JN.1 Picu Lonjakan Drastis Kasus Covid-19 di Asia
Rekomendasi
Maskot Piala Dunia 2026...
Maskot Piala Dunia 2026 Jadi Alat Polisi Tangkap Gembong Narkoba
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Tekuk Haiti, Timnas...
Tekuk Haiti, Timnas Skotlandia Puncaki Grup C Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved