Dipanggil Bareskrim, Jurnalis Edy Mulyadi Minta Jadwal Ulang

Selasa, 15 Desember 2020 - 02:21 WIB
loading...
Dipanggil Bareskrim,...
Edy Mulyadi, jurnalis yang mengunggah hasil wawancaranya dengan warga terkaiat penembakan enam anggota FPI oleh polisi meminta Bareskrim menjadwal ulang pemeriksaannya. Foto/youtube
A A A
JAKARTA - Edy Mulyadi, jurnalis yang mengunggah konten kesaksian warga soal penembakan enam anggota Front Pembela Islam (FPI) di Youtube tidak memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri . Edy meminta penjadwalan ulang.

"Tidak datang, ada pemberitahuan ke penyidik dan meminta untuk dijadwalkan ulang," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Senin (14/12/2020).

(Baca: Prancis Sebut Eksekusi Mati Jurnalis Anti-Rezim Pemerintah Iran Tindakan Barbar)

Andi tidak menjelaskan lebih lanjut apa yang menjadi alasan Edy tidak dapat memenuhi panggilan penyidik. Terkait penjadwalan panggilan ulang kepada Edy sendiri, Andi menuturkan belum bisa memastikan kapan akan memeriksa Edy. "Nanti saya pastikan ke penyidik," terangnya.

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

Surat pemanggilan terhadap Edy sendiri tertuang dalam Nomor: S.Pgl/2792/XII/2020/DitTipidum. Dalam surat itu dikatakan bahwa Edy Mulyadi merupakan seorang wartawan . Edy sebelumnya mengunggah sebuah video di akun YouTube bernama 'Bang Edy Channel'. Video tersebut berjudul Laporan Langsung Dari TKP Ditembaknya 6 Laskar FPI DI TOL KM 50.

Salah satu poin yang di ungkap Edy bahwa ada perbedaan keterangan saksi yang ditemuinya di lapangan dengan penjelasan yang disampaikan polisi. Video ini ramai diperbincangkan dan dituduh mengada-ada. Tetapi Edy pun telah menggunggah bantahannya terhdap tuduhan itu.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
17 Pati dan Pamen Dimutasi...
17 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Bareskrim, Ada Irjen Pol hingga Kombes
Profil Kombes Pol M...
Profil Kombes Pol M Arsal, Perwira Bareskrim yang Masuk Tiga Besar Hoegeng Awards
Bareskrim Polri Pastikan...
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Akibat Cuaca Buruk Bukan Sabotase
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Jakarta Minggu Sore
Menlu Sugiono Pastikan...
Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Segera Pulang ke Indonesia
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Polisi Masih Dalami...
Polisi Masih Dalami Penyebab Ledakan di Pabrik Kimia Banten
Rekomendasi
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved