Jika AHY Nyapres, Pengamat Sarankan Cawapresnya Seperti Ini
Senin, 14 Desember 2020 - 16:57 WIB
loading...
A
A
A
Sekadar informasi, AHY memiliki latar belakang militer. AHY mundur sebagai prajurit TNI Angkatan Darat (AD) pada September 2016 dengan pangkat terakhir mayor. Lalu, Putra sulung Presiden keenam Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mencoba peruntungan di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.(Baca juga: Menakar Peluang AHY di Pilpres 2024 )
Namun, AHY yang saat itu berpasangan dengan Sylviana Murni tersisih di putaran pertama melawan Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Kemudian, pria kelahiran Bandung 10 Agustus 1978 itu meresmikan lembaga kajian The Yudhoyono Institute pada 10 Agustus 2017.
AHY juga pernah digadang-gadang sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Namun, Sandiaga Uno yang akhirnya dipilih menjadi Cawapres pendamping Prabowo.
Nah, untuk Pilpres 2024, nama AHY juga sering muncul di berbagai lembaga survei belakangan ini. Di lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dilakukan 12-23 Oktober 2020 dan diumumkan pada Rabu 28 Oktober 2020 misalnya, nama AHY berada di urutan keenam dari 13 nama dengan elektabilitas 5,7%.
Kemudian di lembaga survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan 24-30 September 2020 dan diumumkan pada Minggu 25 Oktober 2020, AHY juga berada di peringkat keenam dari 15 nama dengan elektabilitas 4,2%. Pada survei Indikator Politik Indonesia bulan Juli 2020, elektabilitas AHY sebesar 6,8%, kemudian 4,8% pada Mei 2020 dan 6,5% pada Februari 2020.
Namun, AHY yang saat itu berpasangan dengan Sylviana Murni tersisih di putaran pertama melawan Pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Kemudian, pria kelahiran Bandung 10 Agustus 1978 itu meresmikan lembaga kajian The Yudhoyono Institute pada 10 Agustus 2017.
AHY juga pernah digadang-gadang sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Namun, Sandiaga Uno yang akhirnya dipilih menjadi Cawapres pendamping Prabowo.
Nah, untuk Pilpres 2024, nama AHY juga sering muncul di berbagai lembaga survei belakangan ini. Di lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dilakukan 12-23 Oktober 2020 dan diumumkan pada Rabu 28 Oktober 2020 misalnya, nama AHY berada di urutan keenam dari 13 nama dengan elektabilitas 5,7%.
Kemudian di lembaga survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan 24-30 September 2020 dan diumumkan pada Minggu 25 Oktober 2020, AHY juga berada di peringkat keenam dari 15 nama dengan elektabilitas 4,2%. Pada survei Indikator Politik Indonesia bulan Juli 2020, elektabilitas AHY sebesar 6,8%, kemudian 4,8% pada Mei 2020 dan 6,5% pada Februari 2020.
Lihat Juga :