Temuan GeNose Terobosan Besar
Senin, 14 Desember 2020 - 06:10 WIB
loading...
A
A
A
Jika memang sudah teruji, dirinya mendukung nantinya alat tersebut digunakan untuk mendeteksi paparan virus Corona. Termasuk bila dikomersialisasikan. “Bisnis boleh selama produknya bagus sesuai kaidah sains dan harga terjangkau. Tapi kalau kaidah sains dilanggar, ya itu tidak sesuai business ethics,” tandasnya.
Anggota Komisi IX DPR Anggia Ermarini mengapresiasi inovasi atau terobosan tersebut. Apalagi, GeNose diciptakan langsung oleh para peneliti dari dalam negeri. Di sisi lain, akurasinya yang diklaim mampu mendeteksi lebih dari 90% adanya virus korona lewat embusan napas adalah temuan membanggakan.
“Bahkan, kalau misalnya itu bisa sangat mudah dan murah, itu jauh lebih oke. Tapi kalau ngeklaim akurasinya, saya sarankan pemerintah cek itu dengan menguji lagi,” kata Anggia.
Jika sudah lulus uji semua tahap, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendukung pemerintah memproduksi massal ketimbang harus impor dan menghabiskan anggaran negara lagi. Dirinya berharap kualitas alat itu jauh lebih jitu ketimbang rapid test. “
Anggia mengingatkan tugas negara yakni kementerian/lembaga terkait harus segera mengecek lagi uji validitas dan keakuratan dari GeNose tersebut. Terlebih lagi, jika tes tersebut juga tidak berbahaya bagi penggunanya.
“Itu penting. Selain murah, harus dicek akurasinya. Kalau memang mau kita pakai, itu harus ada alasannya yang jelas. Tapi dengan catatan, jangan uji-uji terus terlalu lama,” pintanya. (faorick pakpahan/f.w.bahtiar)
Anggota Komisi IX DPR Anggia Ermarini mengapresiasi inovasi atau terobosan tersebut. Apalagi, GeNose diciptakan langsung oleh para peneliti dari dalam negeri. Di sisi lain, akurasinya yang diklaim mampu mendeteksi lebih dari 90% adanya virus korona lewat embusan napas adalah temuan membanggakan.
“Bahkan, kalau misalnya itu bisa sangat mudah dan murah, itu jauh lebih oke. Tapi kalau ngeklaim akurasinya, saya sarankan pemerintah cek itu dengan menguji lagi,” kata Anggia.
Jika sudah lulus uji semua tahap, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendukung pemerintah memproduksi massal ketimbang harus impor dan menghabiskan anggaran negara lagi. Dirinya berharap kualitas alat itu jauh lebih jitu ketimbang rapid test. “
Anggia mengingatkan tugas negara yakni kementerian/lembaga terkait harus segera mengecek lagi uji validitas dan keakuratan dari GeNose tersebut. Terlebih lagi, jika tes tersebut juga tidak berbahaya bagi penggunanya.
“Itu penting. Selain murah, harus dicek akurasinya. Kalau memang mau kita pakai, itu harus ada alasannya yang jelas. Tapi dengan catatan, jangan uji-uji terus terlalu lama,” pintanya. (faorick pakpahan/f.w.bahtiar)
(dam)
Lihat Juga :