Wamenag Ajak Masyarakat Tak Berlebihan Merespons Penahanan Habib Rizieq
Minggu, 13 Desember 2020 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Maman berbicara mengenai konteks jihad dalam sudut pandang agama Islam. Dia mengatakan jihad seharusnya diarahkan pada upaya melawan kemiskinan hingga kebodohan. Maman juga menyebut jihad yang relevan dengan situasi di Indonesia saat ini adalah melawan pandemi COVID-19. Mulai berjihad dalam memakai masker hingga menjaga jarak.
"Jihad yang hari ini kontekstual adalah melawan penyebaran COVID-19. Jihad kita adalah disiplin, jihad kita adalah menjaga jarak, jihad kita mengikuti protokol kesehatan, jihad kita menjaga, apa namanya, memakai masker, dan lain sebagainya. Itu jihad yang terbaik," ucapnya. (Baca juga:Penahanan Habib Rizieq Dianggap Wajar, Pengamat: Ini Jadi Pelajaran Bersama)
Maman menegaskan seharusnya masyarakat memahami ajakan jihad secara kontekstual. Bukannya justru memprovokasi aparat negara yang sedang bertugas. "Sekali lagi, kita harus memahami ajakan jihad pada konteks Islam. Bukan memprovokasi aparat negara yang menjalankan tugas menegakkan hukum," tutupnya.
"Jihad yang hari ini kontekstual adalah melawan penyebaran COVID-19. Jihad kita adalah disiplin, jihad kita adalah menjaga jarak, jihad kita mengikuti protokol kesehatan, jihad kita menjaga, apa namanya, memakai masker, dan lain sebagainya. Itu jihad yang terbaik," ucapnya. (Baca juga:Penahanan Habib Rizieq Dianggap Wajar, Pengamat: Ini Jadi Pelajaran Bersama)
Maman menegaskan seharusnya masyarakat memahami ajakan jihad secara kontekstual. Bukannya justru memprovokasi aparat negara yang sedang bertugas. "Sekali lagi, kita harus memahami ajakan jihad pada konteks Islam. Bukan memprovokasi aparat negara yang menjalankan tugas menegakkan hukum," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :