6 Laskar FPI Tewas, Amien Rais Ingatkan Demonstrasi Kematian George Floyd di AS

Jum'at, 11 Desember 2020 - 17:35 WIB
loading...
6 Laskar FPI Tewas,...
Pendiri Partai Ummat Amien Rais mendesak pembunuhan terhadap 6 laskar FPI harus diusut tuntas. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebanyak enam laskar pengawal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) ditembak mati polisi. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Amien Rais, menegaskan pembunuhan terhadap mereka harus diusut tuntas.

"Tentang lenyapnya enam laskar FPI yang memang harus kita tuntaskan sungguh-sungguh, siapa yang salah, siapa yang jadi pemegang skenario, atasan mana yang sudah memerintahkan, dan lain-lain, harus kita temukan secara transparan," ucapnya seperti dilihat Okezone pada Youtube Amien Rais Official, Jumat (11/12/2020). (Baca juga: Usut Penembakan 6 Laskar FPI, Polri Akan Gelar Rekonstruksi)

Amien menuturkan, jika sudah menyangkut nyawa manusia, akibatnya bisa sangat panjang. Dia mengingatkan beberapa waktu lalu ada gelombang demonstrasi besar-besaran di Amerika Serikat (AS) untuk memprotes pembunuhan George Floyd. Floyd tewas akibat ditindih lehernya oleh polisi. "Kita masih ingat Mei tahun ini beberapa bulan lalu, itu ada unjuk rasa besar-besaran di semua hampir kota besar di Amerika gara-gara seorang berkulit hitam yang ada kesalahan kecil, dikejar polisi, kemudian disuruh tiarap, diinjak kepalanya sampai beberapa menit, kata terakhir Floyd itu 'i cant breath,' saya tidak bisa bernapas,' sampai akhirnya meninggal," tuturnya. (Baca juga: Polri Akan Periksa Semua Saksi yang Tahu Rangkaian Kasus Penembakan Anggota FPI)

Amien meyakini kekalahan petahana Donald Trump di Pemilihan Presiden (Pilpres) AS disebabkan oleh gonjang ganjing yang terjadi akibat pembunuhan George Floyd itu. Amien juga menyinggung adanya tagar #BlackLivesMatter. "Begitu Floyd mati kemudian hashtag #BlackLivesMatter itu berkumandang di seluruh kota besar di Amerika, tidak sampai 24 jam, itu kota-kota di Papua juga #PapuanLivesMatter. Salah satu yang bisa dipetik adalah perjuangkan kebenaran tidak mudah, memerlukan semangat terus menerus, sehingga saya diberi tahu salah seorang pemikir kita, mengapa tidak diangkat sebuah hashtag untuk orang Islam, mungkin tidak semua mendukung, katakanlah namanya #MuslimLivesMatter," tutur Amien. (Baca juga: 6 Anggota FPI Tewas Ditembak, Bareskrim Periksa Sejumlah Polisi)

Pendiri Partai Ummat itu juga mengingatkan ulama dari semua mazhab dan berbagai kelompok untuk tidak diam seribu bahasa melihat sebuah kejahatan. Sebab, mendiamkan kejahatan sesungguhnya sebuah kejahatan itu sendiri. "Bahkan kalau di dunia barat ada kata-kata silence is a violence. Berdiam diri membisu itu sebuah kekerasan, kezaliman juga. Jadi tolong kita bersama-sama kita angkat bangsa ini supaya tak jatuh terperosok kepada kezaliman yang tak punya masa depan," tutupnya. (Baca juga: Begini Respons Habib Rizieq Setelah Ditetapkan sebagai Tersangka)

Sebagaimana diketahui, enam laskar pengawal Habib Rizieq ditembak mati aparat di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) saat sedang mengawal Imam Besar FPI itu. Aparat berdalih para laskar menyerang petugas lebih dulu sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur berupa penembakkan. Polisi juga menyita sejumlah senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) dari mereka.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan KPK Sempat...
Pimpinan KPK Sempat Diundang ke Polda Metro Soal Penanganan 3 Kasus Korupsi, Bahas Ambil Alih Perkara
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Jampidus Mengaku Tak...
Jampidus Mengaku Tak Paham Nama Dirinya Dikaitkan dengan Isu Blackout
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
Rekomendasi
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Berita Terkini
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved