Gelar Rakernas ke I, PBB Bahas Tiga Program Utama Partai

Jum'at, 11 Desember 2020 - 17:15 WIB
loading...
Gelar Rakernas ke I,...
Partai Bulan Bintang (PBB) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I. Rapat yang digelar di DPP Partai Bulan Bintang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini berlangsung selama dua hari mulai 11-12 Desember 2020. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Partai Bulan Bintang (PBB) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I. Rapat yang digelar di DPP Partai Bulan Bintang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini berlangsung selama dua hari mulai 11-12 Desember 2020. Rakernas partai tersebut digelar secara virtual zoom. Sedangkan, bagi pengurus partai yang hadir secara langsung tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19.

Sekjen Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor mengucapkan selamat atas digelarnya rakernas I. Diharapkan dari rakernas tersebut menghasilkan program-program yang bisa membuat PBB kembali jaya. ”Terutama tiga program utama PBB yaitu infrastruktur, kaderisasi, dan pencitraan. Insya Allah jika dilakukan dengan baik, PBB jaya pada Pemilu 2024. Sekali lagi selamat menggelar rakernas, semoga berjalan lancar,” ucapnya. (Baca juga: Ada Masyumi Reborn, Yusril Ingatkan Parpol Islam Ngos-ngosan karena Tak Ada Cukong)

Ketua SC Rakernas I Fuad Zakaria mengungkapkan, di rakernas nanti tiga program utama yang digencarkan sekjen jadi poin utama dalam pembahasan. Pertama infrastruktur. Saat ini infrastruktur partai di daerah belum terbentuk secara benar. Oleh karena itu, harus ada perbaikan infrastruktur dari tingkat DPW, DPC, PAC, hingga ke tingkat ranting. (Baca juga: Rayakan Milad ke-22, PBB Berharap Parliamentary Threshold Dihapus)

Kedua, kaderisasi. Setiap DPW atau DPC harus bisa menghasilkan kader-kader berkualitas yang bisa membawa PBB berjaya. Ketiga ada pencitraan. Kata Fuad, saat ini zamannya media sosial, jadi para kader harus bisa memanfaatkan adanya medsos ini untuk membesarkan partai. Tentunya dipergunakan hal yang baik.

Ketua Panitia (OC) Rakernas I Firmansyah mengatakan, sejauh ini persiapan Rakernas sudah matang dan pembahasan materi pun sudah disiapkan. Rakernas juga tetap mengikuti protokol kesehatan dan harus menjadi contoh yang baik ketika menggelar acara. “Rakernas akan berlangsung di Auditorium DPP PBB dengan pembatasan hanya 60 peserta yang hadir secara langsung. Sedangkan peserta lain baik dari DPP dan DPW akan mengikuti melalui virtual,” ucap Firmansyah yang juga ketua DPP PBB Bidang Polhukam.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Yusril Ungkap Modus 'Permainan' di Jajaran Imigrasi
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
GKSR Minta Revisi UU...
GKSR Minta Revisi UU Pemilu Libatkan Partai Non-Parlemen dan Hapus Parliamentary Threshold
Kemenko Kumham Imipas...
Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Istimewa Digital Innovation in Public Services di DIA 2026
Kader Partai Berkarya...
Kader Partai Berkarya Diminta Mendukung Agenda Pembangunan Nasional
Yusril Tegaskan Pemerintah...
Yusril Tegaskan Pemerintah Tak Larang Pemutaran Film Pesta Babi
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Nobar Film Pesta Babi...
Nobar Film Pesta Babi di Ciputat, Panitia Terima Pesan Misterius dari Kontak Anonim
Rekomendasi
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved